3 Pelajaran yang Bisa Diambil dari Kegagalan

Alangkah lebih baik jika Anda tidak hanya memikirkan mengenai kesuksesan, Anda juga harus memikirkan mengenai kegagalan. Coba Anda mengalami kegagalan. Mungkin hal ini akan terlihat dibuat-buat dan kesannya tidak bertanggung jawab, namun bagi Anda yang bergerak di industri kreatif, Anda membutuhkan hal ini. Karena konon, kegagalan ini akan mengarahkan kita pada keberhasilan.

Biasanya kegagalan dimaknai dengan akhir dari karir Anda. Ketika Anda gagal, sepertinya itu saat Anda untuk pack your stuff and gone. Namun Ernest Hemingway memberikan kiasan di mana halaman kosong adalah banteng putih yang besar. Halaman kosong dapat diisi dengan berbagai macam kemungkinan kreativitas, namun bisa juga ada kemungkinan hal tersebut gagal.

Jadi, bagaimana jika kita menghadapi tantangan untuk gagal? Berikut beberapa pelajaran yang dilansir dari FastCompany.com:

1. Motivasi dengan Ketakutan Hanya untuk Para Diktator

Setiap orang ingin menyelesaikan masalah dengan cara yang berbeda agar menemukan cara yang lebih efektif dalam menyelesaikan masalah. Anda perlu mendengarkan seratus ide buruk untuk menemukan satu ide yang baik. Jika Anda tidak terbuka untuk mendengar bawahan Anda memberikan ide buruk, maka Anda akan menyelesaikan masalah dengan cara yang begitu-begitu saja.

Ingatlah, ketika Anda merekrut karyawan yang Anda butuhkan adalah suara pendapat mereka. Usahakan mereka untuk menyampaikan ide yang ada di pikiran mereka. Jangan sampai mereka takut untuk mengemukakan pendapat. Biarkan mereka bebeas berpendapat.

Baca juga: Rahasia Sukses Berkarir: Jangan Ikuti Passion

2. Berikan Izin untuk Gagal

Anda tidak perlu berpura-pura bahwa tidak ada kata ‘gagal’ di kamus hidup Anda dan menyebarkannya pada bawahan-bawahan Anda. Berikan izin pada mereka untuk melakukan kegagalan. Bukan berarti ketika Anda memberikan izin ini mereka akan menyelesaikan tugas mereka dengan asal-asalan. Izin untuk melakukan kegagalan artinya sama dengan Anda memiliki keyakinan pada mereka. Sehingga sebaliknya, mereka justru akan berpikir bagaimana caranya agar tidak gagal.

Buatlah budaya di mana keberanian mengambil resiko merupakan tantangan yang harus diselesaikan. Hal ini kemudian akan membuat mereka mengetahui kemampuan mereka.

3. Lakukanlah!

Lakukanlah hal ini dengan sabar dan lapang dada. Ketika mereka benar-benar gagal, Anda harus berbesar hati. Untuk menjadi pemenang Anda harus menghadapi beberapa kali pertempuran. Sekali atau dua kali gagal mungkin bisa jadi pembelajaran bagi diri Anda sebagai pemimpin dan juga tim Anda.

Menarik kembali kata-kata Anda sebelumnya, mengenai kegagalan, mungkin bukanlah hal yang bijak. Namun jika Anda melakukan hal tersebut untuk mendisiplinkan karyawan Anda itu tidak masalah. Perlu Anda ingat bahwa Anda sebagai pemimpin sebaiknya tidak plin-plan.

Jika Anda benar-benar ingin mencoba untuk merasakan kegagalan untuk meraih kesuksesan, Anda harus benar-benar yakin mengenai keputusan yang Anda ambil. Pertama-tama Anda harus meyakinkan diri Anda dulu bahwa Anda diizinkan untuk gagal.

Baca juga: Satu Hal yang Tak Pernah Dilakukan Orang Sukses

Tags: ,