3 Cara Simpel Untuk Mengurangi Pikiran Negatif

Pernahkah kamu merasa kehilangan kontrol atas diri sendiri? Tiba-tiba saja klien meninggalkan kita, atau kita tidak bisa memenuhi deadline karena fasilitas tidak mendukung, atau mungkin partner kerja kita selalu melenceng dari deadline yang telah ditentukan? Ekstrimnya, hidup kita serasa dilanda badai yang datang bertubi-tubi.

Padahal dalam situasi seburuk apapun dalam hidup kita, ada satu hal yang masih dapat kita kontrol, yakni attitude. Cara kita menyikapi dan meluangkan energi untuk suatu masalah, berpengaruh terhadap action yang kita lakukan. Dan hal itu juga memberi pengaruh pada bagaimana orang lain akan menaruh respect kepada kita. Apa yang kita rasakan tentang diri kita sendiri pun merupakan konsekuensi logis dari cara kita menyikapi sebuah masalah.

Tingkah laku ketika berhadapan dengan masalah, sangat bergantung pada perspektif dan interpretasi kita terhadap realita yang terjadi. Ketika kita menganggap bahwa hidup kita adalah sebuah masalah, maka dampak yang timbul adalah kita mengambil keputusan yang justru akan membuat segalanya menjadi lebih sulit. Sebaliknya, apabila kita berpikir positif dan optimis, keputusan yang kita ambil biasanya akan membuahkan hasil yang diharapkan.

Tidak mudah memang mengubah mindset, dari yang awalnya berpikiran negatif, menjadi terbiasa untuk menyikapi segala hal dengan positif. Butuh proses yang mungkin membutuhkan waktu yang sangat lama. Meskipun demikian, kita masih dapat melakukan aksi sadar untuk mulai mengurangi pikiran negatif dan melihat masalah dari sudut pandang yang lebih terang. Pastinya, penyadaran ini memerlukan ketangguhan dan dedikasi yang sungguh-sungguh.

Kita bisa melatih pikiran kita, seperti kita melatih badan kita. Semakin sering kita melakukan upaya pengubahan tersebut, semakin besar kesempatan kita untuk dapat mengubah mindset menjadi lebih positif. Berikut adalah tiga cara untuk melatih pikiran kita, mengubah pandangan negatif menjadi positif, seperti dikutip dari inc.com berikut ini:

1. Membingkai ulang pemikiran kita

Ketika muncul di pikiran kita, “saya tidak akan bisa melakukan ini”, atau “saya tidak mungkin sampai di sana tepat waktu”, maka sebetulnya kita harus berpikir ulang . Apakah itu memang betul dan apakah pernyataan tersebut muncul dari hati yang terdalam? Biasanya, jawabannya adalah “tidak”. Yang harus kita lakukan adalah mendaftar apa saja pikiran negatif kita, kemudian carilah alasan mengapa hal-hal negatif tersebut sebetulnya tidak ada. Kita akan melihat bahwa kekhawatiran kita tersebut tidak berdasar pada realita yang terjadi. Jadi, ubahlah mindset kita, dari yang tadinya berpikir bahwa “saya tidak bisa”, menjadi “mungkin masih ada jalan lain untuk menjadi bisa”.

2. Ubah cara kita memberi komentar

Adakalanya kita memberikan komentar yang negatif terhadap suatu hal. Sebelum komentar tersebut benar-benar terlontar, perlu kita berpikir untuk mengubahnya, karena kebanyakan orang akan menjadi defensif ketika mendengar komentar yang negatif. Daripada kita bercerita tentang hari buruk yang kita alami, akan lebih baik apabila kita bertanya tentang kabar mereka hari itu. Atau kita bicarakan saja sesuatu yang positif dari hal-hal buruk yang  terjadi pada kita atau orang lain. Semakin lama dan sering mencoba, kita akan semakin terbiasa untuk memandang sesuatu dari sisi yang positif.

3. Ubah cara kita memberikan kritik

Menuruti pemikiran negatif hanya akan membuat tenaga kita terkuras tanpa manfaat apapun. Ketimbang memikirkan kejelekan seseorang, pikirkan apa yang baik dan berkualitas dari karakternya. Karena bagaimanapun juga, orang akan muncul di hadapan kita seperti apa yang kita persepsikan. Misalnya kita menilai orang tersebut sebagai orang yang sombong, maka hanya sisi yang mencerminkan kesombongan itulah yang akan kita lihat. Sebaliknya, jika kita berpikir bahwa seseorang memiliki attitude yang baik, maka kebaikan itulah yang akan kita lihat.