11 Tips Agar Karyawan Senior Tetap Gaul

Meskipun karyawan generasi Y semakin mendominasi lingkungan kantor, bukan berarti para karyawan senior dari generasi baby boomers tidak bisa “eksis.”

Kami menemukan tips menarik dari Business Insider, agar Anda, dari generasi baby boomers tidak merasa terdesak ke pinggiran dan tetap eksis dalam pergaulan bersama karyawan-karyawan muda.

1. Jangan selalu membicarakan masa lalu, dan bagaimana dulu pekerjaan ini dan itu dilakukan di sini. Mengenang masa lalu hanya akan menciptakan jurang antara Anda dengan karyawan yang lebih muda.

2. Sekali-sekali kerja lembur, satu atau dua kali pulang malam dalam satu minggu, hal ini akan mengkomunikasikan bahwa Anda juga bisa diajak bekerja keras seperti karyawan-karyawan muda.

3. Biarkan orang-orang tahu baha Anda juga berolahraga (pergi ke Gym, yoga, tenis, dll) tetapi hanya melalui percakapan dan penampilan fisik Anda. Tidak perlu pamer juga, misalnya dengan meninggalkan kantor dengan pakaian olahraga.

4. Tunjukkan bahwa Anda juga mempunyai banyak minat dan kegiatan di luar kantor. Aktif dalam komunitas, menjadi sukarelawan dalam satu atau lebih organisasi juga adalah gagasan baik.

5. Jangan berpenampilan yang kuno, atau pakaian yang ketinggalan zaman. Setelan jas berwarna gelap (biru tua atau abu-abu gelap) untuk pria dengan kemeja putih yang terlihat segar adalah penampilan yang akan selalu terlihat bagus serta tetap relevan untuk generasi apa pun. Untuk wanita, tetaplah berpenampilan klasik, tidak perlu mengikuti penampilan anak berumur 20-an—ini justru akan menegaskan usia asli Anda dan membuat Anda terlihat agak menyedihkan. Pria maupun wanita, tidak perlu berjalan-jalan dengan kaca mata baca yang bertengger di ujung hidung Anda. Belilah kaca mata yang terlihat gaul sehingga tidak terlihat seperti kaca mata baca.

6. Untuk pria maupun wanita, tidak ada salahnya mewarnai rambut Anda. Untuk wanita sebaiknya memilih warna yang lebih natural, untuk pria tidak ada salahnya mengeluarkan biaya lebih dan tidak menggunakan warna-warna seperti orange, biru atau merah. Dengan mewarnai rambut Anda menjaga penampilan tetap kontemporer.

7. Tetap positif. Sebagian besar orang tua suka mengeluh sehingga mengkomunikasikan aura negatif. Seperti tips nomor 1, jangan mengkomunikasikan bahwa masa-masa terbaik Anda adalah dulu, komunikasikan bahwa Anda merasa gembira dalam hidup.

8. Mungkin ini agak sulit bagi Anda, tetapi usahakan tidak perlu bicarakan tentang kesehatan Anda, seperti punggung yang sakit, lutut yang pegal, janji dengan dokter dan sebagainya. Bila Anda harus menyebut tentang gangguan-gangguan tersebut, usahakan dimasukkan dalam konteks karena kelelahan bekerja atau berolahraga, bukan karena faktor penuaan.

9. Orang-orang yang berusia di atas 50 biasanya tidak terlalu update dalam teknologi. Tidak perlu terlalu menegaskan hal itu, jangan mendiskusikan apa yang Anda tidak tahu, dan pastikan Anda tidak terlalu tertinggal juga. Tidak perlu se-update rekan-rekan Anda yang muda, tetapi jangan juga menjadi dinosaurus.

10. Jaga tempat kerja Anda tetap rapi. Ini tidak hanya membuat Anda mudah mencari barang yang Anda butuhkan, tetapi juga mengkomunikasikan bahwa Anda efisien dan memberikan kesan kontemporer.

11. Penting juga untuk tetap mengikuti berita tentang tren budaya dan dunia global. Sebagian besar orang di bawah usia 40 melihat dunia “semakin kecil” — ada perasaan menjadi warga dunia, anggota komunitas global, tak peduli Anda di Seoul, New York atau Hongkong. Anda juga jangan ketinggalan.

Strategi-strategi di atas tidak dimaksudkan untuk membuat Anda merasa malu dengan usia Anda, atau pengalaman-pengalaman Anda, atau menutup-nutupi usia Anda, tetapi hanya agar Anda juga diakui dan dihargai sama seperti karyawan-karyawan berusia muda.

 

Tags: ,