Kenali! 3 Tipe Pekerja yang Mengambil Keuntungan dari Anda

clerk-18915_640

Mulai dari hari pertama kali bekerja, Anda pasti ingin menjadi pekerja yang baik. Anda pun tidak masalah jika Anda harus mengerjakan pekerjaan lebih banyak daripada yang seharusnya. Namun ternyata hal tersebut terus-terusan berlanjut. Anda pun mulai berpikir bahwa mereka mengambil keuntungan dari diri Anda dengan menyerahkan tugasnya pada Anda.

clerk-18915_640

Sebelum Anda diambil keuntungannya dari orang lain, alangkah baiknya jika Anda mengenalnya terlebih dahulu. Berikut pemaparan mengenai 3 (tiga) tipe pekerja yang mengambil keuntungan dari Anda. Selain itu juga terdapat tips bagaimana menolaknya secara halus. Penasaran? Simak pemaparannya berikut ini.

Tipe 1: Orang yang sibuk dengan hal lain yang lebih menyenangkan

Katakanlah bahwa rekan satu tim Anda meminta Anda untuk menyelesaikan laporannya karena ia memiliki laporan lain yang perlu diselesaikan. Atas nama satu tim, Anda pun membantunya untuk menyelesaikannya. Tapi kemudian Anda mengetahui bahwa ia pergi makan siang selama dua jam ketika Anda berkutat dengan laporannya. Anda pun menjadi kesal setengah mati padanya.

Bagaimana cara menolaknya?

Ketika seseorang meminta Anda untuk menyelesaikan pekerjaannya, balaslah dengan respon bahwa Anda ingin membantunya namun Anda harus menyelesaikan A, B dan C terlebih dahulu. Jika ada waktu kosong, Anda akan memberitahukannya. Balasan seperti itu secara tidak langsung menyadarkan mereka bahwa Anda pun juga memiliki tanggung jawab yang banyak dan harus diselesaikan.

Baca juga: 9 Kepribadian yang Menghancurkan Produktivitas

Tipe 2: Orang yang tidak mau ribet

Katakanlah ada kejadian seperti ini: seseorang yang lebih senior dengan gelar master dalam bidang keuangan, dengan pengalaman yang notabene lebih banyak daripada Anda, meminta Anda mengurus proyeksi pendapatan dan manajemen pembayaran. Jika Anda tertarik, mungkin ini bisa menjadi kesempatan Anda untuk belajar. Namun masalahnya, tugas ini memiliki bayaran yang lebih tinggi dari gaji Anda dan orang tersebut nampaknya tidak menyadarinya atau lebih buruk lagi, tidak peduli pada Anda.

Bagaimana cara menolaknya?

Jika Anda tertarik mempelajari hal baru, Anda bisa merespon dengan mengatakan bahwa Anda ingin membantu dan memintanya untuk mengajarkannya terlebih dahulu. Secara tidak langsung Anda menyatakan bahwa tugas tersebut bukanlah tugas Anda. Sedangkan jika Anda sama sekali tidak tertarik, Anda bisa merespon dengan mengatakan bahwa Anda sama sekali tidak memiliki pengalaman mengurusi hal tersebut dan Anda bukanlah orang yang tepat. Balasan ini akan membuat mereka sulit berkilah.

Baca juga: Waspadai 5 Tipe Pekerja yang Menjadi Racun di Kantor

Tipe 3: Orang yang meminta tolong padahal Anda tidak mengenalnya

Anda dikenal sebagai orang yang ahli dalam suatu hal. Keahlian ini pun dikenal oleh orang-orang satu kantor. Sehingga setiap orang yang membutuhkan keahlian Anda, meskipun tidak mengenal Anda, toh mereka tetap meminta Anda untuk membantunya. Bukannya Anda bermaksud untuk tidak ramah, namun Anda masih memiliki banyak pekerjaan yang harus Anda selesaikan.

Bagaimana cara menolaknya?

Berikanlah respon yang sama seperti menghadapi orang tipe pertama. Namun jika Anda ingin mengenalnya lebih dalam, siapa tahu Anda ingin berteman dengannya, ajaklah ia untuk minum kopi ataupun makan siang. Semakin Anda mengenal orang lain, semakin kecil kemungkinan Anda akan dimanfaatkan oleh mereka.

Untuk menghindari dimanfaatkan oleh orang lain, Anda harus mempertajam insting Anda. Apakah ia benar-benar butuh bantuan Anda atau sekedar malas untuk mengerjakannya. Jika menurut Anda hal tersebut bisa memberikan pengalaman Anda bisa mencobanya. Namun jika hal tersebut membebani diri Anda, akan lebih baik jika Anda mulai menghentikannya. (*)