Jika Ingin Karir Cemerlang, Hindari 10 Kesalahan Ini

business-people-1572059_640

Salah satu tantangan yang dihadapi seseorang dalam dunia kerja adalah bagaimana caranya sukses dalam berkarir. Bagi sebagian orang, ini bukanlah hal yang mudah. Bahkan kerap kali orang melakukan langkah yang salah sehingga sulit sekali mendapatkan karir yang pas.

business-people-1572059_640

Untuk membantu meminimalkan kesalahan dalam berkarir, berikut adalah 10 kesalahan yang harus dihindari, seperti dikutip dari linkedin.com,

  1. Berpikir Bahwa Karir Anda akan Berjalan Linear

Berasumsi adalah hal terburuk yang bisa kita lakukan ketika berbicara mengenai karir. Kebanyakan dari kita mengikuti pola yang sudah kerap terjadi masyarakat dalam hal perjalanan karir. Dimulai dengan lulus kuliah, kemudian bekerja menjadi junior staf, setelah 3 tahun menjadi manajer level bawah dan selanjutnya pindah ke perusahaan lain untuk mendapatkan posisi yang lebih baik. Atau bisa juga dimulai dengan menjadi freelance selama beberapa tahun kemudian menetap di perusahan dan menjadi karyawan tetap.

Padahal, perjalanan karir seseorang tidak harus memiliki pola seperti itu. Hidup ini terlalu singkat untuk mengikuti formula yang sudah sangat tertebak semacam itu.

Seharusnya kita bisa mempercepat laju learning curve atau kurva pembelajaran kita. Belajar dan terus belajar dan kemudian membuat lompatan besar. Dan ketika kita sedang belajar, bisa jadi level posisi kita menjadi lebih rendah dari sebelumnya. Akan tetapi, hal itu tidak perlu menjadi masalah jika memang berdampak positif untuk masa depan.

Pada masa ekonomi sekarang ini, pemberi kerja bukan lagi melihat pada usia, jenis kelamin atau dari ras apa kita berasal. Yang mereka lihat adalah apa yang bisa kita tawarkan untuk perusahaan. Oleh karena itu, belajar dengan cepat adalah sesuatu yang wajib kita perjuangkan dalam hal menggapai karir yang gemilang.

  1. Memprioritaskan Uang

Ada beberapa konsekuensi jika dalam berkarir, Anda senantiasa berfokus pada uang, di antaranya;

  • Anda akan berakhir pada pekerjaan yang sebenarnya Anda benci
  • Anda akan menjadi pekerja yang agresif dalam mengejar uang dan
  • Kecenderungan Anda akan menerima pekerjaan yang sebetulnya melukai hati Anda.

Ketiga hal tersebut tentunya bukan hal yang salah, hanya saja akan membuat karir Anda tidak sustain atau langgeng. Uang memang kebutuhan semua orang dan tidak ada yang bisa mengelak dari uang. Namun,  mulailah untuk menanamkan mindset bahwa Anda bekerja bukan hanya semata-mata karena uang. Lebih dari itu, berkarirlah pada sesuatu yang bisa memberikan kepuasan batin dan juga memberikan nilai tambah kepada orang lain.

3. Membuang-buang Waktu

Pernahkan Anda membayangkan seberapa sering Anda melewatkan sore hari di week-end Anda untuk sekedar menonton Tv, keliling mall atau bermain video game? Menghabiskan waktu untuk menghibur diri memang tidak ada salahnya, hanya saja kita tidak harus melakukan hal itu pada setiap detik dari akhir pekan yang kita punya.

Mulai sekarang, bertanyalah pada diri sendiri. Keterampilan apa yang bisa Anda tawarkan dan dalam dalam hal apa Anda sangat ahli? Jika Anda belum mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut, ada baiknya Anda kembali memanfaatkan waktu-waktu luang yang Anda miliki untuk belajar dan terus mempertajam keterampilan yang Anda miliki.

4. Loncat dari Industri Satu ke Industri Lainnya.

Sebagian dari Anda mungkin pernah bekerja pada berbagai posisi di berbagai industri pula. Dimulai dengan industri otomotif kemudian perbankan dan industri-industri lain yang bisa memberikan uang kepada Anda.

Meskipun uang tersebut pada akhirnya Anda dapatkan, ada baiknya jika Anda fokus pada satu jenis industri saja. Berganti-ganti industri membuat kita harus bertemu proses bisnis baru, orang-orang baru dan pengetahuan baru yang justru tidak efektif untuk karir jangka pangjang. Tekuni satu industri hingga Anda menjadi ahli di dalamnya.

  1. Menjadi Terlalu Nyaman

Mungkin saat ini Anda berpikir bahwa Anda telah merasa nyaman dengan pekerjaan Anda. Anda merasa lega karena hal itu. Namun, kenyamanan bukan sesuatu yang harus membuat kita tersisih dari pekerjaan kita sendiri.

Ketika Anda lengah akibat kenyamanan Anda, ada orang lain di luar sana yang siap menggantikan Anda di posisi Anda saat ini. Sehingga jika Anda lengah, Anda harus ikhlas kehilangan pekerjaan Anda.

  1. Malu Bertanya

Anda adalah orang yang baik, tetapi jangan menjadi orang yang terlalu baik.

Dunia karir adalah dunia yang kompetitif. Tanpa diminta, orang lain akan berusaha menggantikan posisi Anda. Mereka akan berusaha seoptimal mungkin untuk bisa bersaing dengan Anda. Dan Anda tidak akan menang jika Anda menjadi orang yang terlalu baik.

Jika Anda ingin naik gaji, maka beranilah meminta. Anda merasa tidak diperlakukan adil, tanyakanlah. Jangan menjadi kalah hanya karena malu bertanya.

  1. Mengabaikan Ketertarikan Anda

Ada dua tipe orang di dunia ini. Mereka yang mengikuti passion mereka dan mereka yang tidak.

Anehnya, kita kerap menjumpai bahwa orang-orang yang menyuruh orang lain mengikuti passion tetapi justru mereka yang bekerja tidak sesuai dengan passion mereka.

Sederhanya, dalam hidup yang begitu singkat ini, mengapa kita memilih untuk mengerjakan sesuatu yang kita benci?

  1. Tidak Mau Mendengarkan Orang lain

Ada kalanya, kita memang harus mendengarkan saran dari orang lain meskipun jalan yang kita ambil terasa benar dan membanggakan. Tentunya, bukan berarti kita harus mengesampingkan kata hati. Hanya saja, di luar sana, banyak sekali orang yang sudah jauh lebih berpengalaman daripada kita. Belajarlah dari pengalaman-pengalaman mereka.

  1. Menginginkan Banyak Hal dalam Waktu Singkat

Meskipun karir tidak harus selalu berjalan linear, bukan berarti kita bisa menciptakan lompatan besar setiap hari. Jika saat ini Anda menginginkan semuanya berjalan dengan sangat cepat, maka mulailah untuk lebih bersabar.

Mulailah berkarya sedikit demi sedikit tetapi konsisten dan dalam ranah industri yang ingin Anda jajaki sebagai karir masa depan.

  1. Tidak Meminta Bantuan

Bisa jadi Anda terlalu bangga dengan diri sendiri, atau Anda merasa orang lain menganggap Anda kurang kompeten sehingga Anda malu meminta bantuan kepada meraka. Jika demikian, selamanya Anda tidak pernah mendapatkan pertolongan apapun dari orang lain. Padahal, hampir semua hal di dunia ini adalah kerja tim, bahkan termasuk jika Anda membangun karir untuk diri sendiri.

Oleh karena itu, untuk mempermudah Anda dalam menggapai karir, jangan ragu untuk meminta bantuan dari orang lain. (*)