Jangan Bangga Tidur 4-5 Jam Saja, Kalau Nyatanya Tak Produktif

sleeping at office_tomohiro hayashi_flickr

Keberhasilan bisnis kita ternyata berhubungan erat dengan tidur. Tidur yang cukup dapat meningkatkan performa kita karena membantu kita fokus dan fit sehingga kita dapat bekerja secara lebih efektif. Akan tetapi, tidur kadang menjadi kebutuhan sekunder yang diabaikan di saat deadline mulai menghantui.

sleeping at office_tomohiro hayashi_flickr

Tidak sedikit dari kita yang mengatakan dengan bangga, “Saya hanya tidur 4 sampai 5 jam sehari.” Hal semacam ini sebetulnya mencerminkan betapa tertekannya mereka sehingga sulit mengelola waktu.

Oleh karena itu, untuk menyukseskan bisnis atau pekerjaan, kita harus memastikan bahwa kita mendapatkan waktu tidur yang cukup. Masalahnya selain karena tuntutan pekerjaan, tidur yang nyenyak juga sulit didapatkan oleh beberapa orang karena beberapa hal.

Baca juga: Business Traveller Sering Kurang Tidur, Ini 13 Tips Solusinya

Misalnya saja mereka harus berpindah-pindah negara yang memiiki zona waktu berbeda atau karena adanya ketakutan akan keterlambatan. Setidaknya, dengan beberapa hambatan tersebut, kita masih dapat mengusahakan untuk tidur cukup. Beberapa tips berikut dapat dicoba, seperti yang diulas dalam LinkedIn.

1) Jangan malu dengan “tidur”

Kurang tidur bukan sebuah ukuran produktivitas seseorang. Oleh karena itu, jangan bangga dengan mengatakan bahwa Anda hanya tidur tak lebih dari 5 jam. Sebaliknya, banggalah ketika Anda menghabiskan 7 atau 8 jam untuk tidur. Karena tidur yang cukup sangat baik untuk kesehatan dan membantu kita berkonsentrasi.

2) Tidur itu harus disengajakan

Kerap kali ibu atau ayah kita mengingatkan agar kita mendapatkan tidur nyenyak di malam hari. Dan ucapan tersebut bukan sekedar basa basi. Cobalah untuk lebih memahami diri sendiri, memahami apa saja yang membantu kita tidur nyenyak dan sebaliknya.

3) Ketika sedang bepergian ke zona waktu yang berbeda, cobalah untuk memakai zona waktu lokal.

Perbedaan zona waktu sering kali membuat kita bingung dengan jadwal tidur kita sendiri. Misalnya kita terbang semalaman dan sampai negara tujuan ternyata pagi hari. Kita tentunya tergoda untuk tidur lagi setelah penerbangan yang melelahkan padahal matahari baru saja terbit. Daripada demikian, lebih baik kita melakukan senam ringan untuk membuat badan kita selalu fit dan memastikan bahwa kita beraktivitas berdasarkan zona waktu lokal.

Baca juga: Semuanya tentang Tidur Siang

4) Jangan membawa alat elektronik ke kasur

Anda dapat memakai ponsel Anda sebagai alarm, tetapi jangan menaruhnya di kasur tempat Anda tidur. Ponsel adalah godaan terbesar, terlebih di saat-saat kita terbangun. Akan sangat sulit untuk tidak memainkannya, entah itu bermain game atau browsing internet.

5) Tutup mata dan tetap berbaringlah di kasur

Adalah hal yang sangat normal ketika kita kesulitan tidur dan hanya bisa tergolek sambil membalikkan tubuh ke kanan atau kiri. Hal seperti ini sering terjadi ketika Anda sedang berada di bawah tekanan akibat beban kerja atau masalah lainnya.

Jangan terjebak pada pemikiran bahwa Anda akan sulit tidur. Pejamkan mata dan tetaplah berbaring di atas tempat tidur Anda. Tanpa disadari, cara ini dapat memberikan Anda lebih banyak waktu tidur.

Selain 5 cara di atas, setiap orang juga memiliki kebiasaan-kebiasaan tersendiri yang dapat membantu mempercepat proses tidur. Misalnya dengan mematikan lampu, menebarkan aroma terapi, minum susu dan lain sebagainya. Jika kita memiliki kebiasaan semacam itu, lakukan saja karena tentunya akan sangat membantu. (*)