Bau Mulut Bisa Menghilangkan Kesempatan Promosi

Ecological threat. The little boy in a respirator.

Anda menjadi orang yang pertama dan terakhir meninggalkan kantor hampir setiap harinya. Anda tidak pernah melewati deadline dan klien Anda pun menyukai Anda. Namun sampai saat ini Anda masih juga belum mendapatkan promosi. Apakah ada yang salah? Mungkin saja ternyata bau tidak sedap dari mulut Anda lah yang menyebabkan hal tersebut.

Baca juga: Bulan Terbaik untuk Promosi

Ecological threat. The little boy in a respirator.

(Sumber Image: blog.therabreath.com)

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh CareerBuilder kepada 2.175 hiring manager dan human resource manager, bau mulut (23%) ternyata berperan dalam penampilan fisik seorang pekerja yang dipertimbangkan dalam memberikan promosi. Bahkan perusahaan tidak menyukai pekerjanya yang berpenampilan provokatif (44%), berpakaian yang berantakan (43%), memiliki tindik di luar normal (32%), penampilan yang terlalu kasual untuk bekerja (27%), memiliki tattoo (27%) dan sebagainya.

Berikut kami paparkan hasil surveynya:

1) Penampilan yang provokatif (44%)

2) Mengenakan pakaian berantakan (43%)

3) Memiliki tindik di tempat yang tidak wajar (32%)

4) Penampilan yang terlalu kasual (27%)

5) Memiliki tattoo yang terlihat (27%)

6) Potongan rambut yang terlihat tidak professional (25%)

7) Rambut wajah yang berlebihan dan tidak terlihat professional (24%)

8) Bau mulut (23%)

9) Mengenakan parfum yang berlebihan (21%)

10) Mengenakan makeup terlalu tebal (15%)

Baca juga: Karyawan Lebih Mencari Tujuan dari pada Promosi

Survey ini juga menjaring perilaku-perilaku lain yang dianggap dapat menurunkan kesempatan seorang pekerja untuk mendapatkan promosi. Salah satunya adalah memulai pembicaraan yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan (27%). Lalu, perilaku apa saja yang dapat menurunkan kesempatan seorang pekerja untuk mendapatkan promosi?

Simak pemparannya berikut ini.

1) Sikap yang buruk dan sering datang terlambat (62%)

2) Berbicara dengan bahasa yang kasar (51%)

3) Sering absen (49%)

4) Bergosip (44%)

5) Menghabiskan waktu kerja dengan mengurusi akun media sosial personal (39%)

6) Tidak membersihkan diri (36%)

7) Memulai percakapan yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan (27%)

8) Menelepon untuk urusan pribadi saat di kantor (24%)

9) Terlalu sering merokok (19%)

Menurut Rosemary Haefner, selaku Chief Human Resource Officer CareerBuilder, selain pencapaian kerja perusahaan juga mempertimbangkan sikap, perilaku dan penampilan fisik pekerja dalam memberikan promosi. “Mungkin performa kerja Anda memang baik, namun jika Anda tidak mampu menampilkan diri Anda secara professional, hal tersebut dapat membuat Anda kehilangan kesempatan untuk mendapatkan promosi,” tambahnya. (*)