3 Tips Menghadapi Rekan Kerja yang Sedang Bad Mood

brainstorming-2398556_640

Ketika Anda ingin menyapa rekan kerja Anda dengan semangat, Anda justru malah dibalas dengan ekspresi mengjengkelkan. Anda pun mencoba jalan lain dengan bertanya apakah ia sudah sarapan ataukah belum. Namun justru nada ketuslah yang Anda dapatkan.

brainstorming-2398556_640

(Credit imegae: Pixabay.com)

Suasana seperti itu sangat bisa ditemui dalam dunia kerja. Dengan kemungkinan seperti itu, ada baiknya sebelum Anda bertanya apakah ia baik-baik saja, tahanlah terlebih dahulu dan lihat bagaimana situasinya.

Menghadapi rekan kerja yang sedang dalam kondisi bad mood memang menyebalkan. Tidak hanya perilakunya yang membuat Anda sebal, namun tanpa disadari Anda pun jadi ikut menyebalkan. Sebelum perilaku menyebalkan tersebut menyebar ke seluruh penjuru kantor, ada baiknya Anda menyimak pemaparan berikut mengenai bagaimana menghadapi rekan kerja yang sedang bad mood berikut ini.

  1. Jangan bertanya apakah ia baik-baik saja

Memang sudah insting manusia yang peduli sesama dan ingin membantu orang lain, Anda pun bertanya pada rekan Anda apa yang salah. Memang niat Anda baik untuk membantunya keluar dari permasalahan jika ia memilikinya. Namun bayangkan diri Anda di kondisinya. Apakah Anda ingin ditanya-tanya jika Anda sedang bad mood? Jika tidak, tahanlah diri Anda untuk bertanya padanya. Jika ia ingin membahas apa yang terjadi padanya, pasti ia akan menceritakannya kepada Anda.

  1. Jangan baper!

Istilah baper atau bawa perasaan memang kekinian. Hal ini berlaku jika ada rekan kerja Anda yang sedang bad mood. Jika ia berteriak pada Anda, mendiamkan Anda, atau menghina Anda, bukan berarti ada yang salah pada diri Anda. Sebaliknya, pasti ada sesuatu dalam dirinya yang terjadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan diri Anda. Jangan biarkan Anda terbawa perasaan dengan kata-kata kasar rekan kerja Anda. Anda juga tidak perlu membalasnya. Biarkan saja dia seperti itu.

  1. Menghindari akan lebih baik

Hindari untuk terlibat percakapan dengan rekan kerja Anda yang sedang bad mood. Tidak perlu Anda menyemangatinya. Simpanlah segala kekepoan Anda untuk keesokan hari. Jika ada urusan pekerjaan yang harus berhubungan dengannya, tanyalah melalui email. Mungkin akan lebih mudah baginya untuk berinteraksi lewat email dibandingkan berinteraksi langsung.

Ingatlah, bahwa sedang terjadi hujan badai dalam pikiran rekan kerja Anda yang sedang bad mood. Janganlah Anda menambah permasalahan lagi padanya. Cukup Anda yakin saja bahwa badai akan berlalu. (*)