Servant Leadership: Jadilah Orang yang Rendah Hati

volleyball-team-1586522_640

Gaya kepemimpinan itu layaknya sidik jari. Ia meninggalkan tanda yang jelas dan memiliki keunikan pada setiap orang. Kita memang tidak bisa memilih sidik jari kita, namun kita bisa memilih cara kita sendiri bagaimana untuk memimpin orang-orang di sekitar kita.

volleyball-team-1586522_640

(Image credit: Pixabay.com)

Menurut Jennifer Biry, selaku CFO AT&T Technology & Operations, servant leadership (kepemimpinan yang melayani), adalah gaya kepemimpinan yang paling efektif. Dalam servant leadership, tentu saja yang diutamakan adalah melayani. Pihak yang dilayani tidak hanya orang-orang yang Anda pimpin, namun juga orang-orang yang berhubungan dengan posisi Anda sebagai pemimpin.

Mungkin gaya kepemimpinan yang satu ini terdengar berat, namun Biry memberikan 5 (lima) langkah yang bisa Anda coba untuk menjadi pemimpin yang mampu melayani. Simak pemaparannya berikut ini.

  1. Jadilah Orang yang Rendah Hati

Ego memang memainkan peran besar dalam gaya kepemimpinan Anda. Kepercayaan diri yang seimbang dengan kerendahan hati merupakan resep kepemimpinan yang sukses menurut Biry. Jangan biarkan kebanggaan diri Anda menghalangi jalan Anda. Harus selalu berasumsi bahwa orang lain selalu lebih pandai dari Anda, maka Anda akan lebih banyak belajar.

  1. Percaya dengan Tim Anda

Anda merekrut orang-orang dalam tim Anda karena Anda yakin dengan kemampuan  mereka. Yakini intuisi Anda dan kurangi sedikit kontrol Anda. Berikanlah tim Anda ruang yang lebih luas untuk mengeksplorasi diri mereka. Hal ini tentu saja akan menguntungkan Anda dan tim Anda juga.

  1. Jadilah Pemandu Tim Anda

Sebagai pemimpin, tidak selamanya Anda harus berada di depan dan menjadi pusat perhatian semua orang. Penting bagi pemimpin untuk lebih banyak mendengarkan, dua kali lebih banyak, dibandingkan berbicara. Buatlah lingkungan yang di mana ide dapat didengar dan diwujudkan. Jadilah pemandu bagi tim Anda. Biarkan tim Anda memimpin diri mereka sendiri dan terbukalah dengan kesalahan ataupun kegagalan.

  1. Bukan Menjadi ‘Orang yang Baik’

Servant leadership bukan berarti menjadi orang baik, namun bagaimana caranya mendapatkan hasil yang baik. Tunjukkan pada tim Anda bahwa apapun yang mereka lakukan akan memberikan dampak bagi perusahaan. Mereka yang meyakini bahwa apa yang mereka lakukan akan memberikan dampak, akan bekerja lebih baik dan lebih keras lagi ke depannya.

  1. Mengembangkan Calon Pemimpin

Inilah salah satu tugas utama pemimpin. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu mengembangkan pemimpin baik lainnya. Susunlah program mentoring untuk mewujudkan hal ini. Melalui program mentoring Anda bisa membantu tim Anda untuk mengembangkan kemampuan mereka. (*)