10 Tips Agar Presentasi Anda Jadi Wow!

presentation

Sejalan dengan semakin maraknya perkembangan software yang berfungsi untuk keperluan presentasi, PowerPoint masih menjadi favorit para presenter. Namun, selain PowerPoint, masih terdapat banyak opsi yang dapat dimanfaatkan oleh pebisnis untuk melakukan presentasi di depan sebuah forum.

presentation

 

(Sumber image: pixabaycom)

Misalnya, kita dapat menggunakan Google Drive Slide, jika Anda ingin terkoneksi dengan konten lainnya. Selain Google Drive, bagi pengguna Apple juga bisa memanfaatkan iCloud Keynote, yang juga sangat memungkinkan penggunanya bisa menampilkan konten yang interaktif. Jika Anda ingin mencoba sesuatu yang lebih fresh dalam menampilkan slide presentasi, Anda dapat juga memakai Prezi.

Apapun software yang Anda pakai, ada hal-hal lain yang perlu Anda perhatikan sehingga mendapatkan perhatian lawan bicara, atau audiens. Kini kesan pertama ada pada slide Anda.

Baca juga: 15 Detik Pertama yang Menentukan Presentasi Anda

1. Kenali Audiens Anda.

Jika Anda ingin mempengaruhi atau menanamkan suatu pemahaman kepada audiens, maka Anda perlu tahu siapa mereka. Oleh karena itu, cari tahu tentang hal-hal yang menjadi perhatian mereka dan apa yang menjadi motivasi mereka untuk datang ke acara presentasi Anda.

2. Sampaikan jika ada pandangan yang berbeda.

Identifikasi cara-cara yang membuat audiens Anda mendebat dan menentang ide-ide Anda. Membuat mereka bertentagnan dengan pendapat kita tidak akan membuat mereka serta merta jengah dan keluar dari forum.

3. Mulai dengan cerita yang bagus.

Cara ini sering kali dipakai oleh pembicara di TED Talks. Untuk membuat sebuah presentasi, mulailah dengan sebuah cerita yang berkorelasi dengan peserta seminar atau orang yang kita ajak bicara.

4. Mengulang Pesan Utama yang akan disampaikan, setidaknya tiga kali.

Para komunikator professional memberikan gambaran seperti ini, “sampaikan apa yang ingin Anda sampaikan kepada mereka. Sampaikanlah. Kemudian, sampaikan itu kepada mereka…”. Dengan kata lain, ungkapkan pokok pikiran yang ingin Anda sampaikan berulang kali, kemudian pergunakan bagian lain dari presentasi untuk menjelaskan hal tersebut.

5. Berlatih Sekuat Tenaga.

Saat Anda paham betul apa yang ingin Anda sampaikan di dalam presentasi, tak akan ada cerita bahwa Anda tiba-tiba blank atau kehabisan kata-kata ketika menyampaikan presentasi. Menegaskan kalimat-kalimat sebelumnya sebelum memulai kalimat baru juga akan membantu kita mengurangi kecanggungan yang mungkin akan terjadi. Para audiens juga akan menghargai upaya Anda, yakni mencoba mengatasi insequence yang terjadi.

6. Tidak Menghapal.

Tentunya Anda sering melihat presenter yang ketika tampil, mereka kerap kali mencuri lihat pada catatan di tangan mereka. Jika hal ini dilakukan terlalu sering, bisa jadi penonton akan merasa terganggu dan bahwa presenter tersebut terkesan kurang percaya diri. Sebaiknya Anda tidak mencoba menghafal kata demi kata, tetapi cukup alur dan poin-poin yang akan disampaikan saja.

7. Kontak mata.

Anda tidak akan bisa mempengarui seseorang apabila Anda tidak melihat kepada mata mereka. Dan jangan lupa untuk melihat sekeliling ruangan, bukan hanya pada satu individu saja.

8. Gunakan cerita yang baik sebagai penutup.

Cerita ini seharusnya adalah cerita yang “nyambung” dengan mayoritas pendengar dari presentasi Anda. Selain itu, hendaknya cerita yang dipergunakan sebagai penutup adalah juga cerita yang dapat mengingatkan pendengar pada materi pokok yang ingin disampaikan.

9. Hindari pengunaan bullet point.

Penggunaan bullet point adalah sesuatu yang sangat membosankan. Sebagai gantinya, pergunakan gambar yang mengesankan dengan kombinasi kata-kata yang tak lebih dari satu tweet dalam Twitter.

Baca juga: 4 Gestur yang Harus Dihindari saat Presentasi

10. Gesture layaknya pemimpin.

Jangan bersedekap, karena hal itu sangat tidak natural dan mengesankan bahwa Anda nervous. Anda sedang bercerita, sehingga manfaatkan bahasa tubuh Anda untuk memberi kesan bahwa Anda adalah komandan dari pasukan yang ada di ruangan tersebut. (*)

Tags: , , , , , , , ,