Terlalu Banyak Bekerja, 1 dari 4 Pekerja di Inggris Makan Siang di Meja Kerja

sailors-963241_640

Saking terlalu banyaknya pekerjaan, satu dari empat pekerja di Inggris terpaksa harus makan siang di meja kerja mereka setiap harinya. Bahkan mayoritas pekerja dari 2.000 pekerja yang menjadi partisipan survey ini mengakui bahwa mereka tidak memanfaatkan waktu istirahat mereka dengan baik.

sailors-963241_640

(Image: Pixabay)

Sebanyak 59% partisipan menyatakan bahwa mereka hanya menghabiskan waktu selama 30 menit untuk beristirahat saat makan siang. Sebanyak 41% sisanya mengakui bahwa mereka tidak mempergunakan waktu makan siang mereka untuk beristirahat dari pekerjaan mereka. Hasil survey ini diungkapkan berdasarkan survey yang dilakukan oleh Benenden Healthcare Society.

Waktu yang singkat untuk istirahat makan siang membuat para pekerja mencari makanan yang cepat dan siap untuk di makan. Sandwiches (59%) menjadi pilihan para partisipan untuk menu makan siang mereka.

Peringkat kedua yakni dengan membawa bekal dari rumah (54%) untuk mempersiangkat waktu makan siang. Makanan-makanan yang ‘tidak’ sehat pun kerap kali menjadi pilihan para partisipan. Makanan seperti makanan manis (19%), kue (15%), fast food dan burger (8%), dan pastry (7%) menjadi makanan tidak sehat yang dipilih oleh para pekerja.

Pekerjaan yang terlalu banyak membuat para pekerja lebih merelakan waktu istirahat makan siang mereka terpotong. Padahal istirahat makan siang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Tidak hanya makanan yang dikonsumsi sebagai sumbe tenaga, namun rehat sejenak dari pekerjaan pun bisa membuat pikiran Anda lebih cerah setelahnya. (*)