Prediksi 2022: 60% Pekerja Akan Bekerja Dari Jarak Jauh

student-849825_640

Tetap bekerja tanpa harus pergi ke kantor adalah dambaan banyak pekerja. Ini artinya tak harus berjuang mengurai kemacetan jalan raya setiap harinya, tidak perlu ketemu rekan kerja yang nyebelin dan tidak perlu menghadapi atasan yang galak secara langsung. Jika keinginan terbesar Anda adalah dapat bekerja darimana saja dan kapan saja, sepertinya keinginan Anda akan segera terwujud.

Berdasarkan hasil studi terbaru, diprediksikan bahwa pada tahun 2022 hampir 60% pekerja di dunia akan dapat bekerja dari jarak jauh. Hal ini disebabkan oleh banyaknya perusahaan di dunia yang memberikan pilihan bagi para pekerjanya untuk bekerja di kantor ataupun di rumah.

student-849825_640

(Sumber image: pixabay.com)

China ternyata menjadi negara yang paling banyak memiliki pekerja yang bekerja dari jauh. Hal ini diungkapkan berdasarkan riset yang dilakukan oleh Virgin Media Business dan Polycom. Sebanyak 69% pekerja di China diberikan kebebasan untuk bekerja dari manapun dan melalui alat apapun. Di peringkat kedua, ada negara Amerika Serikat yang memiliki 63% pekerja yang bekerja dari jauh. Dalam hal ini ditunjukkan bahwa kedua negara tersebut, China dan Amerika Serikat, cukup memimpin di dunia dengan memiliki 48% perusahaan di setiap negara dengan rata-rata 29%.

Baca juga: Kerja Jarak Jauh Akan Jadi Trend Perusahaan di Masa Depan

Sebanyak 30 juta orang pekerja di Amerika Serikat bekerja dari rumah setidaknya satu kali dalam satu minggu. Angka ini diharapkan akan semakin meningkat hingga 63% dalam lima tahun mendatang. Selain itu hasil studi juga menunjukkan bahwa 9 dari 10 pekerja dari Gen Y menjadikan pekerjaan yang fleksibel sebagai prioritas utama mereka dan sebanyak 28% pekerja wanita mengharapkan bisa mendapatkan waktu kerja yang fleksibel.

Selain itu, sebanyak 41% pekerja menyatakan bahwa ketersediaan pilihan kerja merupakan hal yang sangat penting ketika mereka memutuskan bekerja di perusahaan tempat mereka bekerja saat ini. Sebanyak 69% pekerja juga mengungkapkan bahwa bekerja dari jauh dapat menghilangkan rasa stress karena urusan pekerjaan. (*)