Pergi ke Kamar Mandi Jadi Gangguan Populer di Tempat Kerja

restroom-99226_640

Untuk tetap fokus dan konsentrasi saat bekerja memang bukanlah hal yang mudah. Berbagai macam gangguan seperti notifikasi email, panggilan telepon bahkan undangan untuk menghadiri meeting, menjadikan Anda kesulitan untuk fokus dan konsentrasi saat bekerja.

Namun ternyata, di balik gangguan yang bersifat ‘modern’ seperti notifikasi email ataupun dari gadget Anda, terdapat gangguan yang bersifat ‘tradisional’ yang bisa menganggu Anda saat bekerja. Apa saja hal tersebut?

restroom-99226_640

BambooHR melakukan survey bertajuk cara-cara apa saja yang populer untuk menghindari pekerjaan. Dari survey tersebut didapatkan 3 (tiga) hal yang dianggap paling mengganggu saat bekerja.  Apa saja ketiga hal tersebut? Berikut hasilnya.

1) Istirahat sejenak untuk ke dapur, kulkas ataupun ruang rekreasi (di luar jam makan siang)

2) Pergi ke kamar mandi

3) Bergossip dengan rekan kerja

Baca juga: Waspadai 3 Peringkat Teratas Gangguan Kerja Tiap Hari

Menggunakan media sosial untuk urusan pribadi dan menonton TV ternyata hanya berada di peringkat ke-7 dan ke-8. Terdapat fakta menarik yang ditemukan melalui survey ini. Ternyata semakin tinggi posisi seseorang, maka semakin mudah ia mengalami gangguan saat bekerja.

Sebanyak 20% responden meyakini bahwa gangguan yang terjadi saat bekerja mempengaruhi produktivitas kerja mereka. Namun 18% lainnya menyatakan sebaliknya bahwa hal tersebut mereka lakukan untuk meningkatkan performa kerja mereka.

Baca juga: 9 Tips Kurangi Kecanduan Smartphone

Sebanyak 68% responden terbuka terhadap gagasan bahwa seorang pekerja perlu rehat sejenak agar kehidupan pribadi mereka tetap terhubung melalui media sosial. Meskipun begitu, banyak pekerja yang berselancar di dunia maya lebih sering  karena mereka tidak rehat sama sekali pada jam kerja.

Setiap harinya, sebanyak 47% responden tidak beristirahat pada jam makan siang untuk mengurusi urusan pribadinya. Sebagaimana tertulis dalam laporan survey, waktu kerja telah lebih fleksibel dan batasan antara work and life semakin kabur. Sehingga gangguan yang terjadi pun tidak bisa dihindari dan hanya bisa dinikmati saja. (*)