Lebih Baik Mana, Sehari Tanpa Media Sosial Dibandingkan Tanpa Kopi?

Happy National Coffee Day-ok

Memulai hari tanpa kopi, bagi sebagian pekerja, sepertinya bagai sayur tanpa garam. Begitupula bagi para pekerja di Amerika Serikat. Tanpa menyeruput secangkir kopi di pagi hari, ternyata mereka tidak dapat bersiap-siap untuk bekerja.

Hal ini diungkapkan berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Staples. Sebanyak 37% pekerja di Amerika menyatakan bahwa mereka bahkan tidak dapat bersiap-siap untuk bekerja tanpa secangkir kopi. Sebagian pekerja di Amerika Serikat ternyata bisa mengkonsumsi konsumsi setidaknya tiga cangkir setiap harinya.

Happy National Coffee Day-ok

(Sumber image: z90.com)

Hasil penelitian ini dipublikasikan Staples dalam rangka memperingati Hari Kopi Nasional pada tanggap 29 September lalu. Faktanya, para pekerja di Amerika Serikat ternyata memiliki beberapa aktivitas yang tidak dapat mereka lakukan tanpa minum kopi sebelumnya.

Menariknya, sebanyak 44% pekerja tidak dapat berdiskusi dan mulai bekerja tanpa secangkir kopi. Hal ini diikuti dengan mengecek email sebanyak 40% dan sarapan sebanyak 38%. Lebih dari separuh pekerja yang menjadi partisipan survey (57%) membutuhkan setidaknya dua cangkir kopi untuk membuat mereka produktif dan waspada setiap harinya.

Baca juga: Bagi Pekerja di Inggris, WiFi Lebih Penting Ketimbang Kopi

“Para pelaku bisnis selalu mencari cara bagaimana caranya meningkatkan produktivitas pekerjanya. Namun ternyata hanya ada satu metode yang sudah terpercaya selama bertahun-tahun, yakni mengkonsumsi secangkir kopi setiap paginya,” ungkap Laura Stack, selaku pembicara yang telah memenangkan penghargaan, penulis buku bestseller, dan penulis seputar produktivitas kerja. Ia menambahkan, “Tidak ada yang lebih sederhana selain secangkir kopi yang dapat membuat pekerja tetap engage, waspada dan bahagia saat bekerja.”

Baca juga: Praktisi HR Lebih Suka Kopi Susu

Tambahan informasi, pada tahun ini para pekerja di Amerika Serikat sangat menggandrungi media sosial. Tiada hari tanpa update status di akun media sosial mereka. Namun ternyata kegandrungan mereka terhadap media sosial tidak mengalahkan kecintaan mereka pada kopi. Tiga dari empat pekerja menyatakan bahwa mereka dapat merasa hidup meskipun tidak membuka media sosial seharian dibandingkan tidak mengkonsumsi kopi setiap harinya. (*)