77% Pekerja Raih ‘Good’ untuk Work-life Balance

Tabel1

Menyeimbangkan antara aktivitas professional dan pribadi mungkin terdengar sulit atau bahkan tidak mungkin. Namun secara mengejutkan ternyata sebanyak 77% pekerja di Amerika menyatakan bahwa mereka memiliki work-life balance yang termasuk dalam kategori “good” atau “very good.” Hasil ini diungkapkan berdasarkan survey yang dilakukan oleh Robert Half.

family-932245_640

Baca juga: 5 Cara Terapkan Work-life Balance di Kantor Anda

Faktanya, sebanyak 45% responden menyatakan bahwa work-life balance mereka saat ini lebih baik jika dibandingkan dengan tiga tahun yang lalu. Berfokus pada pekerja dengan posisi Chief Financial Officers (CFOs), sebanyak 82% diantara mereka mengkategorikan work-life balance mereka dalam kategori “good” ataupun “very good.” Informasi lebih lengkapnya bisa Anda simak dalam tabel berikut ini.

Tabel1

Selain itu, para responden ditanya mengenai bagaimana perubahan work-life balance mereka dibandingkan dengan tiga tahun yang lalu. Hasilnya rekapitulasinya bisa Anda simak dalam tabel berikut ini.

Tabel2

Baca juga: Batas Work-life Balance Kian Kabur

Paul McDonald, selaku Senior Executive Director Robert Half, menyatakan bahwa work-life balance dapat dimaknai berbeda oleh setiap orang. “Untuk beberapa orang mungkin berarti pulang jam 5 sore adalah hal yang ideal. Sedangkan untuk beberapa orang lainnya waktu kerja yang fleksibel dan dapat bekerja dari mana saja adalah hal yang ideal,” ungkap McDonald.

Pada masa kini para pekerja telah diberikan kebebasan dalam bagaimana, kapan, dan di mana bisa bekerja. Dengan kemajuan teknologi hal ini memungkinkan para pekerja meraih work-life balance. “Tidak perlu diragukan bahwa teknologi membuat pekerja menjadi lebih fleksibel. Namun jangan sampai terus menerus tergoda untuk selalu terhubung dengan pekerjaan,” tambah McDonald. (*)