Jangan Takut Tidur Telat, Sebuah Temuan Penelitian dari Harvard

sleeping-1353562_640

Apakah Anda termasuk orang yang percaya bahwa pergi tidur lebih awal akan membuat Anda lebih sehat, bahagia dan lebih produktif? Sebagian besar orang meyakini hal ini, bahkan banyak media, baik cetak maupun online menawarkan soslusi untuk dapat tidur teratur lebih awal mengingat pentingnya tidur tepat waktu dan tidak terlalu larut.

sleeping-1353562_640

(Image credit: Pixabay.com)

Namun, mungkin saja tidur awal (pukul 10 malam) sebenarnya tidaklah terlalu penting. Sebuah studi dari Harvard University meneliti 61 mahasiswa selama 30 hari dengan mengaitkan kebiasaan tidur mereka dengan performa akademis di kampus. Dari penelitian tersebut disimpulkan bahwa mahasiwa yang tidur secara teratur, tidur dan bangun pada jam yang hampir sama setiap harinya, memiliki performa akademik yang lebih bagus.

Dengan temuan tersebut, mungkin Anda juga menduga bahwa mereka yang tidur lebih cepat akan lebih berprestasi. Tidak salah memang, tetapi ada beberapa temuan lain yang cukup mencengengangkan seperti dikutip dari situs berita inc.com,

  1. Anda tidak harus selalu bangun pagi pukul lima.

Penelitian tersebut mendapatkan hasil bahwa mahasiswa yang tidur pada jam-jam malam “night time” memiliki performa nilai lebih bagus. Akan tetapi jam malam yang ideal yang dimaksud adalah dimulai dari pukul 10 malam sampai pukul 10 pagi. Seperti kata Charles Czeisler, Kepala Divisi Gangguan Tidur dan Sirkadian Brigham and Women’s Hospital mengungkapkan, “Hasil dari penelitian tidak menunjukkan bahwa setiap orang harus menjadi “anak baik-baik” yang selalu mengikuti pola. Jadi ketika Anda tidur pukul dua pagi dan terbangun di pukul 9 pagi, hal itu tidaklah menjadi masalah.

  1. Tidur cukup tidak berguna jika tidak teratur

Para peneliti awalnya menduga mereka akan mendapati hasil bahwa peserta yang tidur terlalu larut, memiliki waktu tidur lebih singkat dibandingkan mereka yang tidur cepat. Akan tetapi, kenyataannya tidak demikian. Keduanya memiliki porsi tidur yang sama karena mereka yang tidurnya tidak teratur ternyata mengganti tidurnya dengan tidur siang. Hanya saja, performa akademis mereka di kampus tetaplah buruk. Hal ini menjelaskan bahwa tidur siang memang baik tetapi tetap tidak bisa menggantikan pentingnya tidur malam.

  1. Ketidakteraturan waktu tidur membuat Anda lebih cepat gemuk

Orang yang waktu tidurnya tak teratur secara langsung telah menunda siklus tidur. Fenomena tersebut menyebabkan perubahan pola makan dan metabolisme sehingga memicu kenaikan berat badan. Oleh karena itu, sebisa mungkin Anda harus menghindari tidur terlalu larut dan tidak teratur.

  1. Tidur tidak teratur bisa saja merupakan gejala untuk kondisi tubuh lainnya.

Satu hal yang tidak dibahas dalam penelitian ini adalah apa penyebab dari kebiasaan waktu tidur yang tidak teratur dan bagaimana kebiasaan tersebut mempengaruhi performa akademis mahasiswa. Hanya saja, jika kita tilik lebih lanjut, orang yang terbiasa tidur pukul 10 malam dan bangun pada pukul 5 pagi secara teratur adalah orang yang memiliki disiplin tinggi. Sebaliknya, orang yang tidurnya tidak teratur memiliki kecederungan untuk merasa depresi. Kedua hal tersebut tentunya mempengaruhi prestasi seseorang di dunia akademis. (*)