Waspadai 3 Pembunuh Produktivitas Ini

Jika Anda merasa bahwa pekerjaan Anda rasanya tidak ada habisnya, mungkin salah satu sebabnya adalah karena Anda tidak produktif. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Workfront, ditemukan bahwa para pekerja tidak produktif dikarenakan terganggu oleh hal-hal yang sebenarnya mendukung pekerjaan mereka. Lalu apa saja hal-hal yang sebenarnya mendukung penyelesaian pekerjaan namun membunuh produktivitas? Simak pemaparannya di bawah ini.

1. Pekerjaan yang penting justru malah dikerjakan di akhir

Mengejutkan! Ternyata rata-rata pekerja ‘hanya’ menghabiskan 44% waktu kerja per minggunya untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Lalu ke mana sisanya? Ternyata sisa 56% waktu yang mereka miliki habis untuk mengurusi email, tugas yang sifatnya administratif, meeting dan interupsi lainnya, mulai dari yang penting hingga yang tidak penting.

Baca juga: Berselancar di Web Meningkatkan Produktivitas

2. Email, musuh ataukah teman?

Sebanyak 91% responden mempergunakan email sebagai sarana komunikasi mereka. Namun sebanyak 14% responden menyatakan bahwa email membuang waktu mereka bahkan 43% menyatakan bahwa email yang berlebihan mengganggu mereka saat bekerja.

3. Konflik di tempat kerja

Konflik di tempat kerja berbagai macam jenisnya. Mulai dari kesalahpahaman hingga perbedaan budaya. Sebaliknya hal seperti perbedaan prioritas, miscommunication dan misunderstanding terhadap hal yang sifatnya urgensi menjadi pemicu konflik yang cukup besar. Sebanyak 71% responden mengakui hal ini.

Lalu bagaimana Anda menghadapi hal ini? Tentu saja belajar lebih bijak pada diri sendiri. Mulai dari mengatur diri Anda sendiri. Buatlah prioritas hal-hal yang harus Anda kerjakan setiap hari, setiap minggu bahkan setiap bulan. Tentu saja diikuti dengan target waktu penyelesaiannya. Tentukan jadwal berapa lama Anda boleh membuka dan membalas email. Usahakan untuk menaati jadwal yang Anda buat sendiri. Jalinlah hubungan yang baik dengan rekan kerja Anda. Jangan sampai perbedaan pemahaman justru malah membunuh produktivitas Anda dan rekan kerja Anda.

Baca juga: Agar meeting tidak membunuh produktivitas

Tags: