To Cloud or Not To Cloud? 10 Checklist Untuk Pertimbangan Anda

Perkembangan teknologi internet menawarkan beragam solusi baru dalam dunia bisnis, termasuk di bidang Human Resource. Salah satu produk inovasi tersebut adalah “cloud”. Teknologi ini merupakan sistem dalam komputerisasi yang memungkinkan terjadinya integrasi alat satu ke alat yang lain dalam sebuah jaringan yang saling terkoneksi (internet).

Banyaknya manfaat yang didapat baik secara langsung maupun tidak, membuat beberapa pihak mulai beralih dari sistem administrasi konvensional ke sistem cloud. Salah satu penyedia software yang banyak digunakan enterprise maupun HR adalah SAP. Salah satu modul SAP membantu mengintegrasikan segala macam jenis fungsi HR seperti rekrutmen, cuti maupun penilaian kinerja.

Successfactor, software SAP yang berbasiskan Cloud memberikan gambaran singkat tentang keunggulan cloud dibandingkan cara tradisional. Berikut adalah sepuluh alasan mengapa kita harus pindah ke cloud, versi perusahaan yang telah memiliki klien di lebih dari 168 negara tersebut:

1. Biaya yang terprediksi dan total cost lebih rendah

Keuntungan dari penggunaan cloud ini adalah total cost  (TCO) yang lebih rendah selain harganya yang juga terprediksi. TCO adalah biaya yang harus dibayarkan oleh perusahaan untuk membeli suatu produk IT. Keputusan-keputusan yang diambil dalam berbisnis biasanya tidak akan lepas dari anggaran yang dimiliki. Cloud ini disebut dapat membantu perusahaan untuk menghemat. Penghematan ini disebabkan oleh biaya pemasangan awal yang tidak terlalu besar, juga tidak perlu di-upgrade dan tidak melibatkan vendor ketiga dalam lisensi software. Untuk pemakaian cloud, perusahaan hanya perlu membayar satu kali dalam setahun ketika berlangganan.

2. Aplikasi ter-update secara otomatis

Secara otomatis, aplikasi cloud yang sudah terinstal dalam komputer kita akan ter-update. Oleh karena itu, pengguna tidak lagi diributkan oleh urusan instalasi maupun update.

3. Dapat diandalkan

Ketika memasang sebuah aplikasi atau software, biasanya pengguna memiliki kekhawatiran tentang speed (kecepatan), internet yang down dan data recovery. Pada cloud, hal-hal semacam itu menjadi tanggung jawab vendor, bukan pengguna. Itulah mengapa, pengguna cloud disarankan untuk memilih vendor yang sudah memiliki track record yang bagus dan teruji dalam menangani situasi tersebut.

4. Hemat Waktu

Salah satu keunggulan cloud adalah hanya membutuhkan waktu yang cukup singkat, kurang dari sebulan, dari mulai diinstal hingga siap dipakai. Pasalnya, cloud memakai satu bahasa pemrograman tunggal yang memungkinkan pengguna tidak perlu lagi menginstal software lain atau mengurusi server sendiri.

5. Mudah diadopsi

Bila suatu aplikasi tidak memberikan hasil yang optimal, biasanya kesalahan bukan terjadi pada fitur, tetapi pengguna. Aplikasi cloud biasanya menggunakan interface yang lebih mudah dan sudah familiar bagi pengguna internet.

6. Keamanan (Security)

Cloud menjamin keaman baik secara fisik maupun teknis. Aplikasi ini menyajikan keamanan level tinggi dalam hal akses, aplikasi, maupun network-nya. Dibandingkan program-program lainnya, cloud mengeklaim dirinya lebih aman.

7. Pemenuhan standard (compliance)

Dalam sebuah industri, compliance atau sesuai standar yang ditetapkan oleh industri adalah keharusan. Sama halnya kualitas yang memiliki standar, cloud juga demikian. Aplikasi ini selalu berupaya untuk update dengan perkembangan dari standar industri yang ditetapkan dan kredibel secara nasional/internasional.

8. Fleksibel untuk diperluas dan dimodifikasi

Fitur maupun fungsi yang out-of-the-box memang penting. Tetapi, sebagai pengguna kita harus tahu bagaimana mengimplementasikan fitur terseut dalam kebutuhan kita. Keunikan dari cloud yakni cukup fleksibel untuk disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

9. Mudah dikembangkan (Scalability)

Artinya, program cloud ini tidak akan mengalami penurunan performa seandainya harus diubah ukuran maupun volumenya, harus diubah sistem operasinya dan sebagainya.

10. Integrasi

Integrasi di sini adalah integrasi dalam hal data, proses dan user interface level. Hal ini membuat pengguna, katakanlah departemen HR akan mendapatkan hasil maksimal dari data-data yang mereka miliki.

Baca juga: SAP dan SuccessFactors Rilis Produk Solusi HCM

Tags: , , , ,