Segarnya Orange HRM Manisnya Kinerja HRM

Eliza, Manajer HR perusahaan teknologi informasi (TI), sering pusing tujuh keliling. Bagaimana tidak, data personal karyawan yang diperlukannya seperti cuti, sakit, dan nomor kontak darurat sulit dilacak karena belum menggunakan sistem terpadu. Namun, sakit kepalanya menghilang sejak program HRM dari OrangeHRM diaplikasikan di kantornya. “Sekarang kita bisa melacak data tersebut hanya dalam hitungan detik,” katanya senang.

Open source menjadi salah satu solusi bagi pengusaha yang bujetnya mepet untuk membeli software pendukung sistem perusahaan. OrangeHRM (human resources manager) dirilis sebagai solusi software open source berbasis web untuk usaha kecil dan menengah yang membutuhkan sistem human resources manager yang luwes, mudah, dan terjangkau. Software ini dapat diakses secara online baik melalui internet maupun intranet lewat Local Area Network (LAN), bahkan hanya menggunakan satu komputer sekalipun.

Semakin dini mengolah data HR akan semakin efisien hasilnya. Data perusahaan seperti identitas dan struktur perusahaan, data administrasi karyawan, absensi karyawan, pengelolaan cuti, jaminan sosial, pembuatan laporan dan pencarian data, entri data bahkan rekrutmen, alangkah baiknya dikelola sedemikian rupa oleh perusahaan. Idealnya, sebuah perusahaan punya sistem terintegrasi untuk kepentingan ini. Namun, kerap kali kendala dana dan administrator menjadi alasan bagi perusahaan. Bila sudah mengenal software terjangkau yang hanya merogoh kocek sebesar Rp 99 ribu (sumber: www.jerukindo.co.cc-red), maka penerapan sistem HRM yang layak bukan lagi impian.

OrangeHRM bisa diaplikasikan baik di komputer yang menggunakan sistem operasi Windows maupun Linux. Menurut Titus Permadi yang dikutip dari blog-nya di www.tituspermadi.wordpress.com, saking mudahnya bahkan software asal USA yang dirilis dalam versi beta pada Januari 2006 ini bisa diaplikasikan menggunakan Linux Live CD atau Linux Live USB. Untuk memudahkan peminat di Indonesia, Titus yang juga Manajer HR New Armada di Magelang, membuatkan paket program OrangeHRM tersebut. “PCLinuxOS Minime Live USB (1 GB) dengan OrangeHRM,” tulis Titus mengenai paket yang dimaksudkannya. Pengguna Windows bisa langsung mengunduh di www.orangehrm.com.

Geliat open source makin hari makin menggurita dan OrangeHRM sebagai salah satu produk open source sudah mulai bergigi di kalangan Manajer HR, terutama di Amerika Serikat. Menurut Titus yang aktif menyosialisasikan OrangeHRM lewat pelatihan OrangeHRM ini, kini para pengguna OrangeHRM di seluruh dunia dapat menikmati solusi HRM secara bebas, stabil dan sangat bermanfaat. “Saat saya membuat situs ini (www.jerukindo.co.cc-red) OrangeHRM telah memasuki rilis versi 2.4.0.1 dan masih akan ditambah dengan modul-modul pelengkap lainnya seperti Performance Appraisal dan Training Module,” jelas Titus dalam website-nya.

Pengelolaan manajemen sumber daya manusia (SDM) berdasarkan web bukan lagi barang mahal. Kecepatan pertumbuhan bisnis dan perkembangan SDM yang menjadi faktor penting perusahaan yang membuat HR manager tidak bisa menawar lagi kebutuhan akan software manajemen SDM. Berdasarkan pengalaman Titus sebagai HR manager New Armada, Titus menggunakan software ini sebagai solusi yang sangat relevan dengan pekerjaannya.

“OrangeHRM adalah generasi terbaru sistem pengelolaan SDM berbasis web dan membantu mengelola aset terpenting perusahaan, yaitu: Sumber Daya Manusia,” kata Titus. Seperti dikutip dari web-nya, OrangeHRM sangat praktis digunakan sebagai platform yang sempurna untuk melakukan re-engineering proses pengelolaan SDM, dan mendefinisikan ulang alur kerja operasional para profesional SDM sebagai landasan baru dalam pengelolaan SDM.

Mengingat OrangeHRM adalah aplikasi open source berbasis web, maka untuk menjalankannya dibutuhkan paket Apache HTTP Server 1.3 atau terbaru, MySQL 5.0 atau terbaru, atau PHP 5.1.0 atau terbaru. Dengan menjalankan OrangeHRM, lanjut Titus, banyak manfaat yang didapat para penggunanya.

Di dalam web-nya Titus juga menuliskan beberapa modul yang bisa diaplikasi, yaitu modul admin, model inti, employee self service, pengelolaan cuti, waktu kerja (time module), modul laporan (report module), modul pelacak BUG (bug tracking module), dan modul rekrutmen (recruitment module). Modul rekrutmen, Titus mencontohkan, memberikan kemudahan bagi perusahaan untuk memasang iklan lowongan kerja secara on-line di web dengan menggunakan fitur yang ada dalam sistem ini. Pemasang iklan dapat melakukan posting iklan dengan mudah, melacak progres pemrosesan pelamar hingga proses wawancara sampai proses penerimaannya. Sementara itu, pencari kerja dapat melakukan posting lamaran kerja mereka dalam format standar dan sederhana. Pemberitahuan kepada pencari kerja dapat diinformasikan dengan mudah melalui email.

Titus mengklaim, software ini mudah sekali digunakan. Karena itu, lanjutnya, para pelaku UKM Indonesia, patut merasa bersyukur karena saat ini telah ada piranti lunak yang mudah, murah dan andal untuk mengelola manajemen SDM di perusahaan. OrangeHRM seperti dituliskan Titus, kaya akan fitur pengelolaan informasi berbasis web yang mudah dipelajari dan sangat memudahkan pekerjaan pengelolaan SDM sebagai aset penting perusahaan. Kini OrangeHRM telah dilengkapi dengan versi bahasa Indonesia dan tampil dalam warna oranye yang segar.

OrangeHRM semakin dikenal luas oleh kalangan komunitas open source dunia. Rupanya, pendiri software HR di New Jersey, Amerika Serikat, terus mengembangkan OrangeHRM dengan mengembangkan fitur-fitur yang dibutuhkan untuk peningkatan kinerja HRM. Titus mengatakan, roadmap development OrangeHRM berikutnya adalah performance module dan training module.

 

Jika permintaan modul payroll semakin banyak, tidak menutup kemungkinan modul ini akan rilis secepatnya. Jadi, tunggu apa lagi?