SAP dan SuccessFactors Rilis Produk Solusi HCM

sap

ERA berubah dan terus berkembang secara cepat tanpa bisa dibendung. Revolusi teknologi telah terjadi, sebuah fenomena yang harus disikapi dengan tepat oleh semua pihak, termasuk salah satunya adalah Departemen SDM perusahaan-perusahaan masa kini. Teknologi ini adalah peluang besar bagi mereka untuk membuat karyawan lebih “menghasilkan” bagi perusahaan.

Sebuah perusahaan produsen piranti lunak penunjang aktivitas perusahaan, SAP, mengakuisisi SuccessFactor pada 12 April 2012. Hal ini mengemuka saat SAP menggelar jumpa pers, Kamis (12/4/2012) di Jakarta. SAP memahami betul pentingnya sebuah departemen SDM untuk mulai menggunakan software dalam menentukan strategi peningkatan kerja karyawan. Keduanya, bersama-sama mereka mengembangkan piranti lunak yang disebut SuccessFactors Business Execution (BizX) Suite, sebuah program komputer dengan solusi SAP untuk memberikan penawaran Human Capital Management (HCM) yang menyeluruh dan inovatif bagi perusahaan penggunanya.

Solusi SuccesFactors ini dapat diaplikasikan untuk mengelola berbagai bidang kerja, dari mulai penentuan strategi hingga pengelolaan karyawan. Yang terutama adalah membantu manager untuk menyelaraskan strategi dengan tujuan dasar perubahan sehingga kebijakan akan lebih efektif dan dan revenue perusahaan meningkat.

Pengelolaan karyawan yang dapat ditangani dengan menggunakan SuccesFactors antara lain, Performance Management, Compensation Management, Recruiting dan learning process. Dengan SuccessFactors, berbagai macam proses yang biasanya dikerjakan secara manual seperti mekanisme cuti, izin, training dapat dilakukan dengan cara terkomputerisasi sehingga lebih cepat dan efektif.

“Departemen SDM, kini tidak hanya cukup dengan orang-orang yang memilki soft skill bagus. Yang lebih kita butuhkan adalah orang-orang yang pintar menganalisis data-data. Jadi software ini akan membantu sekali memudahkan kinerja departemn SDM,” ujar Vice President of Sales, Human Capital Management Solutions, Asia Pacific Japan, Raj Sundarason saat ditemui di Grand Hyatt di sela-sela acara SAP Summit 2012, Kamis lalu.

Memang adalah sebuah tantangan bagi tim SDM untuk mengalihkan pola pikir karyawan ke system software yang baru, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Diperlukan training yang tepat untuk menjelaskan fungsi dari software tersebut untuk memudahkan pekerjaan mereka. Mirip dengan facebook, awalnya mereka tak tahu menahu mengenai pentingnya memiliki akun jejaring social tersebut, tapi setelah mereka tahu manfaat aplikasi tersebut, dengan sendirinya mereka aka mempelajari dan menjadi terbiasa dalam menggunakannya.

Successfactors sendiri sudah dua tahun bermain di pasar bisnis Indonesia dan sudah dipakai oleh lebih dari dua ratus perusahaan. “Kami optimis bahwa akan lebih banyak lagi perusahaan di Indonesia menggunakan software ini, dan Indonesia adalah pasar yang sangat potensial untuk pemasaran produk kami ini,” imbuh Raj. (@triwahyuni)

Tags: , ,