Feasibility dan Dampak Bisnis, Kunci Keberhasilan ESN

ESN

ESN

 

Dalam mendesain ESN (Employee Social Network), pertama-tama Anda perlu mengumpulkan informasi-informasi proses bisnis secara menyeluruh dalam organisasi, menganalisa dan memetakannya pada grafik XY, di mana masing-masing grafik menggambarkan “feasability” dan “business impact.”

Seperti disebutkan di socialmediatoday.com, keberhasilan ESN ditentukan dari hasil analisa awal operasional bisnis saat ini dan identifikasi bisnis proses mana yang bisa diperbaiki dan mendapat manfaat banyak dari adanya social tools ini, namun juga melibatkan banyak partisipan untuk diskusi atau pengambilan keputusan, dan berdampak besar pada financial perusahaan.

Feasability adalah suatu ukuran semudah apa proses bisnis itu bisa dirancang dan diterapkan menggunakan teknologi sosial. Banyak hal yang membuat perusahaan sulit menerapkan proses sosial misalnya kompleksitas, masalah peraturan, dan orang-orang ataupun proses yang sulit berubah.

Sementara business impact atau dampak bisnis adalah ukuran dalam sisi keuangan, bisa dalam penghematan biaya, peningkatan kualitas, pertumbuhan pendapatan, dll. Seringkali semakin besar dampak bisnis, semakin rendah feasibility, karena peluang yang memiliki dampak besar biasanya melibatkan banyak orang dan proses dalam berbagai bisnis inti.

Dalam mengevaluasi feasability dan dampak bisnis, Anda perlu meneliti masing-masing tipe partisipan yang dibutuhkan untuk membuat proses kerja bisnis sosial yang baru dan menentukan cara agar masing-masing jenis partisipan ini diuntungkan dalam model baru ini. Karena sebuah sistem sosial hanya akan sukses jika dirancang untuk menciptakan nilai atau keuntungan bagi semua jenis partisipan, bukan hanya bagi sebagian saja.

Pilihlah hasil yang muncul di “kanan atas” kuadran dari grafik Anda yang memiliki feasability tinggi dan dampak bisnis yang tinggi – dari sinilah Anda bisa mulai merancang platform ESN. Setiap perusahaan memiliki satu set inisiatif yang berbeda-beda tergantung pada keadaan unik industri dan perusahaan mereka.

Beberapa area bisnis yang terbukti berhasil menerapkan ESN dengan baik dan meningkatkan business impact-nya adalah perusahaan dengan proses penjualan atau proses pelayanan yang kompleks, dan juga dalam learning and development karyawan.

Membangun ESN bagi karyawan secara sukses sangatlah kompleks. Dibutuhkan analisa kuat dalam mendefinisikan dan mendesain proses bisnis yang enable secara social, serta tentu saja dukungan change management untuk bisa membuat organisasi menerapkan cara-cara baru ini. Jika fungsi ESN telah ditentukan secara tepat, adopsi akan terjadi secara cepat karena masing-masing individu dalam organisasi langsung menangkap nilai keuntungan dari platform baru ini, selain juga terasa dampak finansialnya.

Tentunya jika karyawan secara intensif bersentuhan dengan social platform di dalam organisasi dan memahami connected enterprise future, perusahaan bisa bergerak cepat ke platform eksternal dan akan lebih berhasil engage dengan mitra dan pelanggan.

 

Photo courtesy: businesscomputingworld.co.uk

Tags: ,