Kenapa Negara Berkembang Rentan dengan Ancaman Kemajuan Teknologi?

Negara Berkembang Rentan dengan Ancaman Kemajuan Teknologi2

Kemajuan teknologi menjadi ancaman terbesar bagi keterampilan rendah yang dibutuhkan dalam industri. Ancaman ini berlaku bagi seluruh negara di dunia, terutama bagi negara berkembang.

motherboard-1219352_640

(Image:Pixabay)

Komputerisasi dan penggunaan teknologi termutakhir menjadi ancaman bagi para pekerja pabrik. Berdasarkan hasil riset yang dipublikasikan oleh Citi Group pada awal tahun ini, sebanyak 85% pekerjaan di Ethiopia, 77% pekerjaan di China dan 72% pekerjaan di Thailand, rentan tergantikan oleh teknologi. Namun ternyata bukan hanya negara berkembang saja yang rawan. Negara maju seperti Amerika pun rentan dengan ancaman kemajuan teknologi.

Negara Berkembang Rentan dengan Ancaman Kemajuan Teknologi1

Baca juga: Pada 2025, 25 Pekerjaan Ini Akan Digantikan Perangkat Lunak dan Robot

Masih dalam laporan yang sama, sebanyak 47% pekerjaan di Amerika Serikat juga rentan tergantikan oleh teknologi. Kota-kota besar seperti San Francisco, Las Vegas, dan Los Angeles menjadi beberapa kota yang posisi pekerjaannya rentan tergantikan oleh teknologi.

Negara Berkembang Rentan dengan Ancaman Kemajuan Teknologi2

Baca juga: Wah, 10 Pekerjaan Ini Akan Digantikan Mesin

Alasan mengapa beberapa kota memiliki tingkat resiko yang lebih tinggi adalah karena pola spesialisasi (specalisation patterns). Kota yang lebih bervariasi sektor industrinya (diversified cities) akan lebih tahan dengan ketergantungannya pada teknologi dibandingkan kota yang sektor industrinya kurang variatif (specialised cities). (*)