Seberapa jauh kesiapan BPJS Kesehatan?

bpjs kesehatan tabel

budi M Arief

Pada seminar “Menuju satu tahun BPJS Kesehatan” yang diselenggarakan PortalHR dan People Consulting di Jakarta kemarin (16/12) Kepala Grup Pemasaran BPJS Kesehatan Budi M Arief memaparkan tentang kesiapan BPJS Kesehatan mengingat tenggat waktu batas akhir pelaksanaan BPJS Kesehatan sudah dekat, yaitu 1 Januari 2015.

Menurut PerPres RI nomor 111 tahun 2013 pasal 6, kepesertaan jaminan kesehatan bersifat wajib dan mencakup seluruh penduduk Indonesia. Ada pun tenggat waktu pelaksanaan program ini dilakukan secara bertahap seperti diuraikan dalam tabel di bawah ini:

bpjs kesehatan tabel

Budi mengakui bahwa pihaknya tidak bisa memberikan pelayanan prima dalam sekejap, hal itu butuh waktu. Karenanya BPJS Kesehatan giat melakukan program sosialisasi maupun workshop, termasuk workshop tentang cara membuat ilustrasi keikutsertaan karyawan di BPJS Kesehatan.

Budi melaporkan saat ini jumlah peserta BPJS sudah lebih dari 132 juta, yang terbagi menjadi dua kelompok besar yaitu penerima bantuan iuran, dan bukan penerima bantuan iuran. Kelompok karyawan melakukan iuran gotong-royong untuk saling membantu, di mana pada sisi lain pemerintah telah membantu melalui kelompok PBI (penerima bantuan iuran).

“Dengan semakin bertambahnya peserta, maka provider yang ingin bergabung dengan BPJS juga bertambah. Setiap hari ada saja tumpukan aplikasi dari RS, klinik, dan lain-lain,” ujar Budi.

Saat ini sudah ada 16.929 fasilitas kesehatan (faskes) yang bergabung dengan BPJS Kesehatan, yang terdiri dari dokter praktik perorangan, klinik Polri, klinik pratama, klinik TNI, puskesmas, dan kedokteran gigi.

“Apabila Anda kurang puas dengan faskes yang sudah ada, ajak dokter langganan Anda untuk mendaftar di BPJS,” saran Budi. Selain penambahan faskes, persiapan BPJS Kesehatan juga dilakukan di berbagai sisi, di antaranya infrastruktur teknologi informasi dan SDM. (*/@mei168)

Baca juga: Apindo minta penangguhan implementasi BPJS

Tags: ,