Riset Hay Group: Kenaikan Gaji di Indonesia Kedua Tertinggi di ASEAN

global salary forecast 2014 Hay

Pada saat perekonomian secara global, terutama pada ekonomi yang mapan mengalami krisis, perkembangan di ASEAN justru menunjukkan tren sebaliknya. Data dari IMF menunjukkan pertumbuhan GDP Asia tenggara secara rata-rata tahun 2008 – 2012 mencapai 5,1%. Dibandingkan dengan wilayah Amerika utara 0,9%, Amerika selatan 3,3%, dan wilayah Eropa -0,04 %.

Namun, di saat mengalami pertumbuhan yang cepat, para CEO di ASEAN mengalami kegalauan tentang SDM. CEO study pada tahun 2012 menemukan 87% CEO di Asia Tenggara mengkhawatirkan masalah People Skills. Pada saat yang sama angka turn over karyawan di berbagai industri menunjukkan tren yang terus meningkat karena semakin langkanya talent dengan skill yang diperlukan.

“Untuk mengantisipasi tren ini, diperlukan pendekatan reward yang strategis, mengubah paradigma lama “cost control” menjadi “strategic rewards”,” ujar Manuel Sacramento, Service Leader for Reward Practice, Hay Group Indonesia dalam acara HR Gathering yang diselenggarakan Prasetya Mulya bekerja sama dengan Citibank (10/4) di Jakarta.

Baca juga: Survei Monroe Consulting: 93% Pekerja Ditelepon Headhunter

Menghadapi kelangkaan talent serta naiknya angka turn over, Manuel manasihati agar perusahaan berhati-hati dalam memberikan counter offer kepada karyawan yang akan mengundurkan diri. “Jangan sampai pemberian counter offer malah menjadi masalah baru bagi perusahaan karena tuntutan karyawan yang lain,” ujar pria berkebangsaan Filipina itu.

Manuel menjelaskan, riset Hay Group menunjukkan kenaikan gaji di Indonesia adalah salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara, bahkan dunia. Tabel di bawah ini menunjukkan prediksi prosentasi kenaikan gaji secara global pada tahun 2014.

global salary forecast 2014 Hay

source: Hay Group

“Pada tahun 2013 kenaikan gaji di Indonesia 10,4 %. Pada tahun ini diperkirakan meningkat menjadi 10,6%. Angka ini masih di atas angka inflasi yaitu 7,1%,” ujar Manuel.

Manuel menambahkan bahwa selain gaji perusahaan harus pandai dalam meramu variable bonus serta long term incentive untuk meningkatkan retensi karyawan. (*/@mei168)

Baca juga: Gaji Karyawan Asia Pasifik Naik 7% 

Tags: , ,