Mau Minta Naik Gaji? Mulailah dengan 4 Strategi Ini

board-784349_640

Kita semua tentunya setuju bahwa kenaikan gaji adalah hal yang baik dan selalu ditunggu-tunggu. Meskipun meminta kenaikan gaji bukanlah hal yang mudah, ada beberapa strategi yang dapat kita lakukan untuk membuat kenaikan gaji bukan lagi sekedar wacana. Beberapa strategi antara lain dengan bekerja lebih keras, bertanggung jawab dan membuktikan kepada atasan bahwa Anda layak mendapatkan kenaikan gaji.

Namun jika Anda sudah melihat sekeliling dan belum juga menemukan tanggung jawab lebih yang dapat Anda pegang atau sudah berusaha tetapi bos tidak melihat usaha Anda, saatnya Anda melirik strategi lain. Dilansir dari themuse.com, berikut adalah beberapa cara yang dapat dicoba jika Anda ingin meminta kenaikan gaji.

board-784349_640

(Image: Pixabay)

1) Mengambil Kelas atau Kursus

Mendapatkan lebih banyak uang adalah persoalan Anda menaikkan “harga” Anda. Bagaimana caranya? Salah satunya adalah dengan meningkatkan keterampilan yang Anda miliki. Salah satu jalan yang dapat ditempuh adalah mengikuti kursus baik itu formal maupun non-formal. Terlebih lagi, kini kursus tak melulu harus mahal bahkan malah bisa gratis. Sudah banyak situs penyedia kursus online gratis dan jika harus mencari yang sifatnya online, kita tetap bisa mencari peluang-peluang yang sekiranya dapat kita jangkau harganya.

Pertanyaan selanjutnya adalah, kursus apa yang harus kita ambil? Tanyakan kepada bos Anda tentang hal ini. Misalnya Anda dapat melontarkan pertanyaan seperti, “Saya sedang berusaha meningkatkan ketrampilan saya untuk mendukung kinerja tim, kira-kira kursus apa yang harus saya ambil?”

Atau Anda dapat bertanya secara lebih halus seperti, “Pak, ketrampilan seperti apa yang sedang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan performa tim kita saat ini?” Jawaban dari bos tersebut kemudian kita jadikan acuan dalam mengambil kursus.

Baca juga: Salary Survey 2016, Bujet Kenaikan Gaji Turun, Apa Rekomendasi untuk Perusahaan? 

2) Mengambil Porsi Kerja Bos

Sekali-kali ajaklah bos mengobrol dan tanyakan pekerjaan-pekerjaan seperti apa yang sebetulnya tidak terlalu berat tetapi penting dan paling menjengkelkan untuk dilakukan. Misalnya saja mengorekasi formulir cuti, mengecap dokumen dan pekerjaan-pekerjaan lainya. Selanjutnya, tawarkan diri untuk menggantikannya mengerjakan hal tersebut.

Bahkan seandainya bos Anda tidak memiliki pekerjaan yang bisa didelegasikan untuk Anda, ia akan sangat mengapresiasi usaha Anda. Selanjutnya, Anda juga dapat memohon izin untuk membantu staff di departement lain melakukan pekerjaan esensial yang dianggap menyebalkan dengan alasan bahwa Anda dapat belajar tentang fungsi-fungsi departemen lain.

3) Melebihi Target

Ketika Anda sudah melihat sekeliling dan tidak menemukan peluang untuk membuat atasan Anda terkesan, bekerja melebihi ekspektasi akan menjadi jalan mulus bagi Anda.

Misalnya saja ketika bos memberikan target sales meraih empat konsumen baru setiap minggu, Anda bisa berusaha untuk memperoleh lima atau enam konsumen. Jaga performa tersebut hingga beberapa bulan. Selanjutnya, Anda dapat menunjukkan angka-angka tersebut sebagai bukti dedikasi Anda pada organisasi ketika mengajukan kenaikan gaji.

Selain cara tersebut,  bisa juga Anda menambah prestasi Anda dengan menyelesaikan pekerjaan sebelum deadline. Namun harus tetap diingat bahwa mengerjakan proyek yang high-quality (skala besar dan penting) tepat waktu lebih baik daripada meyelesaikan proyek-proyek kecil sebelum deadline.

Baca juga: Hati-hati 4 dari 10 Gen Y akan Pergi jika Tidak Naik Gaji

4) Melakukan Mentoring

Untuk memperlihatkan kemampuan kepemimpinan, Anda dapat melakukan mentoring kepada rekan kerja Anda. Jika di perusahaan terdapat program mentoring yang formal, manfaatkan baik-baik kesempatan tersebut.

Namun apabila program tersebut tidak ada, tetaplah mengambil bagian dalam mentoring informal. Dekati salah satu karyawan yang posisinya di bawah Anda pada saat makan siang. Sampaikan kepada dia bahwa Anda bersedia menjadi mentor apabila diperlukan.

Setelah Anda mempraktikkan semua strategi di atas, langkah selanjutnya adalah benar-benar meminta kenaikan gaji. Hal semacam ini memang sensitif dan kerap kali membuat kita nervous. Akan tetapi, jangan khawatir dan yakinlah bahwa semuanya akan baik-baik saja karena Anda telah berusaha semaksimal mungkin. (*)