Wawancara di Restoran Cepat Saji? Siapa Takut!

job-interviews

Ketika memikirkan mengenai wawancara kerja, apa yang ada dipikiran Anda? Jamaknya, yang muncul dalam pikiran Anda pastilah ruangan meeting yang dingin ataupun hiring manager yang terlihat galak. Namun, pernahkah Anda membayangkan melakukan wawancara di restoran cepat saji?

Jangan heran, karena ternyata hampir lebih 600 orang senior manager di Amerika Serikat dan Kanada pernah melakukannya. Hal ini muncul dari hasil survei yang dilakukan oleh OfficeTeam, salah satu staffing service firm.

job-interviews

(Sumber image: employeerightsguide.com)

OfficeTeam, melakukan survey melalui telepon dengan menanyakan tempat seperti apa yang pernah dijadikan untuk tempat wawancara. Jawabannya ternyata berbagai macam. Ternyata tidak hanya ruang kantor yang dapat dijadikan sebagai tempat untuk melakukan wawancara, namun tempat-tempat lain yang tidak Anda bayangkan sekalipun ternyata bisa dijadikan tempat untuk wawancara.

Ketika para partisipan ditanya tempat seperti apa yang pernah dijadikan tempat untuk melakukan wawancara, mereka memasukkan:

a) Kamar mandi

b) Lift

c) Gym

d) Lobby

e) Parkiran mobil

f) Dapur kantor

g) Perpustakaan

h) Kursi taman di depan kantor

Baca juga: 8 Pertanyaan Unik yang Pernah Diajukan Saat Wawancara

Beberapa menjawab tempat untuk sekedar makan dan minum seperti:

a) Restoran cepat saji

b) Coffee shop di bandara

c) Bar

d) Food cour mall

e) Donut shop

f) Kafetaria

Beberapa menjawab lokasi outdoor sebagai lokasi wawancara mereka, seperti:

a) Pantai

b) Parkiran

c) Tempat latihan golf

d) Taman

e) Stadium baseball

f) Lapangan

Bahkan kondisi bergerak pun masih tetap memungkinkan untuk menjalankan proses wawancara, seperti:

a) Dalam perjalanan pesawat dari Los Angeles menuju Detroit

b) Mobil

c) Bus

d) Bandara

e) Subway train

Baca juga: Urutan Wawancara Pengaruhi Kesempatan Diterima

Robert Hosking, selaku executive director OfficeTeam, mengungkapkan bahwa proses wawancara yang dilakukan di luar kantor biasanya dilakukan karena jadwal hiring manager atau hiring manager ingin mengetahui kandidat lebih dalam dengan lingkungan yang lebih kasual. “Jika wawancara terjadi di tempat yang tidak biasa, kandidat harus menyiapkan diri selayaknya proses wawancara konvensional dan mengatur profesionalisme mereka,”ungkap Hosking.

Hosking juga menambahkan bahwa kandidat harus fleksibel dengan lokasi wawancara yang tidak biasa. “Mereka tidak seharusnya mengabaikan insting mereka jika tempat wawancara terdengar tidak biasa. Namun hal tersebut bisa menjadi pertanda bahwa kesempatan tersebut tidak cocok baginya,” tambah Hosking. (*)