Urutan Wawancara Pengaruhi Kesempatan Diterima

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya Anda mendapatkan panggilan untuk wawancara. Anda pun bersemangat mempersiapkan berbagai macam hal. Melakukan riset kecil-kecilan mengenai perusahaan tujuan, menyiapkan berkas, menyiapkan pakaian, melatih berbicara di cermin dan sebagainya.

Namun pernahkah Anda mendengar bahwa urutan Anda diwawancara dapat mempengaruhi kesempatan Anda mendapatkan pekerjaan tersebut. Anda memang tidak dapat menentukan waktu wawancara Anda, namun alangkah lebih baiknya jika Anda mengetahui empat hal di bawah ini.

1. Jangan jadi yang pertama

Akal sehat Anda mengatakan bahwa mendapatkan giliran pertama memiliki banyak kekurangan. Pewawancara Anda bisa saja grogi atau terlambat. Biasanya mereka yang mendapatkan giliran pertama akan menjadi patokan bagi pelamar berikutnya. Jika Anda mendapatkan giliran pertama dan sesuai dengan ekspektasi atau melebihi ekspektasi pewawancara, maka Anda akan menjadi patokan yang tinggi bagi pelamar berikutnya.

Baca juga: Follow up setelah wawancara kerja

2. Jangan jadi yang terakhir

Bukan berarti tidak ingin mendapatkan giliran pertama Anda justru malah menginginkan giliran terakhir. Perlu Anda ketahui pewawancara Anda bisa saja mengalami decision fatigue. Decision fatigue merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami kelelahan dalam mengambil keputusan karena sudah terlalu banyak mengambil keputusan. Kondisi ini akan mempengaruhi kualitas keputusan yang diambil.

3. Jangan menjadi yang di tengah

Berada pas di urutan tengah juga tidak menguntungkan. Idealnya adalah sedikit sebelum giliran tengah. Misalnya, jika ada 10 pelamar, berada di urutan kelima kurang menguntungkan dibanding urutan ketiga. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Wharton dan Harvard ditemukan bahwa pewawancara memiliki kecenderungan untuk memberikan penilaian positif jika mereka sudah memberikan urutan tertentu. Jika pewawancara sudah memberikan penilaian positif untuk mereka yang mendapatkan giliran awal, maka jika Anda mendapatkan urutan tengah dan seterusnya penilaian positif yang diberikan akan semakin sedikit. Proses ini bisa terjadi secara sadar ataupun tak sadar.

4. Pilihlah hari di pertengahan minggu

Waktu yang ideal untuk wawancara adalah sekitar pukul 10:00 hingga pukul 11:30. Namun bagaimana dengan hari? Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Glassdoor, hari yang ideal untuk melakukan wawancara adalah hari Selasa. Seperti yang kita ketahui bahwa semua orang berprinsip “I don’t like Monday” dan hari Jumat biasanya fokus akan menurun karena besoknya akhir minggu. Jika Anda bisa memilih, pilihlah hari antara Selasa hingga Kamis.

Perlu Anda ingat bahwa keempat hal ini hanya memiliki dampak yang cukup kecil terhadap kemungkinan Anda dalam mendapatkan pekerjaan tersebut. Jika Anda sudah mempersiapkan diri Anda secara maksimal dan Anda adalah orang yang tepat, yakinlah bahwa posisi tersebut memang untuk Anda. Cobalah untuk menjadwalkan wawancara Anda pada hari Selasa pada pukul 10:00. Semoga beruntung!

Baca juga: 4 Bias yang Sering Terjadi Saat Wawancara

Tags: , ,