Sst… Perusahaan Bonafid Ternyata Mencari Kandidat Tipe HPCDA

Kandidat Tipe HPCDA Inilah Idaman Perusahaan Bonafid

Perusahaan papan atas tentunya menjadi incaran bagi sebagian besar pencari kerja di belahan dunia manapun. Hanya saja, persaingan antar kandidat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut juga sangatlah ketat. Dengan banyaknya jumlah peminat, sosok kandidat seperti apa yang sesungguhnya begitu digemari oleh perusahaan kelas atas?

Kandidat Tipe HPCDA Inilah Idaman Perusahaan Bonafid

Pertanyaan tersebut bisa jadi adalah pertanyaan semua orang yang ingin berkarir di perusahaan bonafid. Ketrampilan atau kemampuan seperti apa yang diinginkan oleh sebuah perusahaan besar dari para talent-nya? Kontributor Pulse, Andrea Heydt melalui linkedin pulse menjelaskan bahwa perusahaan begitu mendambakan kandidat-kandidat yang tergolong dalam kriteria HPCDA untuk menjadi bagian dari perusahaannya.

Bagi yang belum pernah mendengar istilah ini, HPCDA adalah kepanjangan dari Happy, Positive, Can-do Attitute. Jika dijabarkan lebih jauh lagi, berikut adalah alasan mengapa tipe HPCDA banyak sekali diburu.

1) Talent yang Bahagia

Merasa bahagia adalah sebuah pernyataan emosional terhadap sesuatu yang terjadi pada diri kita. Orang yang merasa bahagia memancarkan kehangatan dan aura kepuasan untuk dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Orang-orang semacam itu dalam bekerja akan mengedepankan pendekatan “produktivitas”. Orang-orang tersebut juga bukan tipe-tipe orang yang menunggu suatu kesuksesan datang kepada dirinya melainkan menjemput keberuntungan tersebut.

Ciri lain dari orang yang mempunyai kepribadian tersebut adalah mereka dekat dengan keluarga dan teman-temannya. Mereka juga menyukai hobi dan berolah raga serta kritis dan berani mengakui kelemahan pribadi. Karena mereka juga bukan orang yang egois, biasanya orang yang berbahagia ini sangat mudah disukai oleh orang lain.

Baca juga: Jangan Biarkan Talent Unggulan Pergi di Saat Krisis

2) Positif

Kebahagian yang dirasakan oleh seseorang, memicu sikap positif, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Selanjutnya, sikap positif ini juga dapat membuat seseorang menjadi optimis terhadap situasi yang dihadapinya. Bahkan seandainya mereka harus menghadapi situasi yang tidak menyenangkan, mereka tetap bertekad untuk menyelesaikan tugas dan kewajibannya.

Dengan kata lain, orang-orang yang positif memiliki kesadaran penuh bahwa kesuksesan hanya bisa diraih dengan kerja keras. Bentuk implementasinya antara lain dengan selalu memiliki rencana, memetakan sumber daya yang diperlukan, fokus serta persisten dan juga tidak malas untuk mencoba cara-cara baru untuk melakukan tugasnya.

Setelah kunci kesuksesan tersebut dipegang, orang-orang berpikiran positif membiasakan diri untuk selalu terorganisasi, tidak berantakan atau lebih buruk lagi, tidak tahu apa yang harus dilakukan. Hal inilah yang secara tidak langsung mendorong sikap optimismenya.

Baca juga: 7 Tanda Bahwa Talent Terbaik Anda Akan Keluar

3) Can-do Attitude

Perusahaan papan atas memiliki keinginan yang kuat untuk merekrut orang-orang yang mempunyai kesadaran bahwa tugas perusahaan yang diembankan kepadanya, dianggap sebagai kepentingan dirinya sendiri. Perusahaan tersebut senang merekrut doers (pelaku), makers (pembuat) dan juga shapers (pembuat pola).

Orang-orang yang memiliki ‘can-do attitude’ tidak pernah berkata “tidak” hanya untuk membuatnya bebas tugas. Sebaliknya, ia justru menganggap tugas yang diberikan perusahaan sebagai tantangan dan proses pembelajaran. Mereka pun selalu mencoba mencari solusi dan tidak takut gagal. Hebatnya lagi, orang-orang tipe ini juga memiliki kemampuan untuk bangkit dari krisis dengan cepat dan tidak tenggelam dalam kesedihan atau dalam kamus Bahasa Psikologi, hal ini dikatakan sebagai “resilience” atau ketahanan untuk terus mencoba meski berulang kali gagal.

Meskipun bekerja di perusahaan yang bonafid terlihat begitu menggiurkan, ada baiknya Anda juga paham bahwa itu berarti Anda harus bekerja lebih keras dari biasanya. Mungkin saja beban kerja Anda akan lebih berat atau jam kerja Anda akan lebih panjang. Dan yang juga perlu diingat adalah tidak selalu Anda lantas bisa menikmati gaji yang besar.

Bahkan seandainya Anda bekerja di perusahaan kecil sekalipun, Anda masih punya kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri, asalkan Anda paham bagaimana meningkatkan kualitas diri. Karakter HPCDA ini juga sangat tepat untuk diterapkan ketika kita berkarya untuk organisasi apapun. (*)