Rekrut Karyawan Yang Pandai Bekerja dalam Tim, Bukan Sendiri

Mengenai kecerdasan individu vs team ini, terdapat sebuah cerita yang cukup menggelitik. Dulu, kesuksesan GE ditengarai terjadi karena peran tunggal seorang Thomas Edison. Tetapi pengalaman dan riset mengungkapkan sebuah penemuan bahwa kesuksesan yang bertahan lama adalah kesuksesan yang dibangun oleh sebuah tim yang hebat, bukan one man show.

Seperti Steve Jobs membutuhkan Stephen Wozniak, dan Mark Zuckerberg tidak bisa berhasil tanpa Sheryl Sandberg. Tim tersebut memungkinkan adanya kolaborasi, keberagaman keterampilan dan juga tensi atau ketegangan dalam kerja sama.

Dengan adanya skill dan background yang berbeda-beda, kinerja tim menjadi semakin inovatif dan kreatif. Hal tersebut juga dapat mempermudah organisasi menemukan solusi ketika dihadapkan pada suatu masalah. Menemukan kandidat yang cocok untuk bekerja secara tim memang bukan perkara mudah.

Dikutip dari blog Linkedin, inilah cara Beth Comstock, CMO GE merekrut. Untuk mendapatkan pemain tim yang hebat, inilah empat tipe karyawan yang dia cari:

1. Seorang yang bisa memberikan pandangan berbeda

Maksudnya adalah kita perlu mencari orang yang bisa melihat permasalahan organisasi dengan mindset atau pandangan yang berbeda. Ketika ada tugas pun ia akan menyelesaikan dengan pendekatan yang berbeda.

Perbedaan cara pandang tersebut bisa disebabkan oleh latar pendidikan yang beragam. Background tersebut berpengaruh pada cara seseorang dalam berpikir kritis. Contohnya adalah talent lulusan antropologi dan psikologi. Mereka akan lebih berkompeten dalam mengajarkan anggota tim untuk mengobservasi karakter konsumen atau partner kerja. Hal ini bagus untuk langkah-langkah awal untuk memasarkan produk dan consumer prototyping.

2. Seorang yang bisa menemukan jalan keluar

Selanjutnya, talent yang dapat bekerja secara baik dalam tim adalah mereka yang bisa tetap fokus ketika menghadapi situasi yang ambigu. Misalnya adalah mereka yang dapat menemukan solusi atau strategi menjalankan bisnis di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Keterampilan seperti itu tidak terdeteksi dari CV, tetapi untuk mengetahuinya kita perlu memberikan semacam skenario yang cukup ruwet dan kandidat harus menyelesaikannya. Hasil dari penugasan tersebut dapat mengindikasikan apakah seseorang cukup taktis dalam menyelesaikan masalah kompleks atau tidak.

3. Seorang dengan design training

Perusahaan perlu orang yang bisa berpikir kreatif dalam menciptakan sebuah design. Design yang dimaksud bukanlah design produk tetapi lebih kepada rancangan alur dalam menyelesaikan masalah. Jadi ketika ada sebuah konsep baru, ia mampu membuat bagan berupa alur yang dapat dimengerti oleh banyak orang. Bahkan meskipun orang tersebut hanya mengerti garis besar tanpa mendalami materinya.

4. Orang yang bisa bermain secara seimbang

Agar sebuah tim berjalan dengan baik, orang-orang dengan skill spesifik memang dibutuhkan. Akan tetapi, di antara anggota team, diperlukan juga orang-orang yang memiliki skill yang seimbang untuk berbagai bidang. Misalnya, dia adalah tipe investigator, integrator, innovator dan implementor sekaligus. Ada orang seperti itu dan biasanya di dalam team, mereka adalah si pimpinan.

 

Tags: