Mereka yang Dropout dan Sukses

Tidak semua yang tidak lulus perguruan tinggi tidak dapat sukses. Mereka yang lulusan perguruan tinggi memang memiliki kemungkinan besar untuk direkrut oleh perusahaan besar. Namun tahukah Anda, bahwa perusahaan teknologi besar seperti Microsoft dan Dell, justru malah dimulai dari mereka yang drop out pada saat sekolah. Siapa saja mereka itu? Mashable.com memberikan daftarnya untuk Anda.

1. David Karp, Tumblr

Karp dikenal sebagai pendiri jejaring sosial Tumblr. Pada usia 15 tahun, Karp keluar dari SMA dan mulai menjalani pendidikan secara homeschooling. Bahkan Karp tidak pernah sama sekali mencicipi bangku kuliah maupun memiliki gelar. Namun CEO Tumblr ini berhasil membuat Tumblr diakuisisi oleh Yahoo sebesar 1.1 milyar dolar Amerika.

Baca juga: Hanya 30 Persen Pekerjaan Sesuai Pendidikan

2. Ben Kaufman, Mophie

Di tahun terakhirnya di SMA, Kaufman menciptakan iPod charging accessory yang dikenal dengan Mophie. Mophie ini berhasil memenangkan Best of Show dalam MacWorld 2006, di tahun yang sama ia memasuki dunia perkuliahan. Lalu kemudian ia drop out dan Mophie berhasil diakuisisi pada tahun 2007. Dua tahun kemudian, Kaufman meluncurkan Quirky, suatu platform yang memungkinkan para peneliti untuk men-submit ide mereka. Penemuan mereka akan dikritisi dan jika terpilih, maka Quirky akan memproduksi penemuan tersebut.

3. Dustin Moskovitz, Facebook

Siapa sangka, Moskovitz ternyata pernah mengenyam bangku kuliah di Harvard. Namun pada tahun kedua, Moskovitz drop out untuk bekerja penuh sebagai third employee di Facebook.  Majalah Forbes menominasikan Moskovitz sebagai the youngest self-made billionaires.

4. Kevin Ross, Digg

Sebelum drop out di tahun 1998, Ross telah menempuh pendidikan di University of Nevada Los Angeles dalam jurusan computer science. Ross bekerja untuk beberapa dot-com companies dan akhirnya membantu untuk menciptakan Digg yang diluncurkan pada tahun 2004.

5. Gabe Newell, Valve Corporation (Steam)

Newell merupakan salah satu dari beberapa orang yang drop out dari Harvard. Sebelumnya ia bekerja untuk Microsoft selama 13 tahun dan kemudian meluncurkan Valve Corporation bersama Mike Harrington di tahun 1996. Seiring dengan seri permainan Half-life, Valve juga dikenal dengan Steam, jaringan distribusi game yang cukup dikenal.

6. Bram Cohen, Bittorent

Setelah drop out dari SUNY Buffalo, Cohen bekerja untuk beberapa perusahaan dot-com.  Selama tahun 90-an, Cohen mengembangkan peer-to-peer network yang dikenal dengan Bittorent. Ide muncul ketika ia bekerja di MojoNation, yakni perusahaan yang memisahkan file berukuran besar menjadi lebih kecil dalam beberapa komputer. Untuk mendownload suatu file, pengguna harus mendownload beberapa file dari beberapa komputer untuk menjalankan suatu program. Berangkat dari sinilah Cohen menciptakan Bittorent yang memudahkan kita dalam mendownload file berukuran besar.

7. Mark Zuckerberg,Facebook

Salah satu dari para drop-outers yang terkenal, Mark Zuckerberg. Zuckerberg dikenal sebagai pembuat jejaring sosial Facebook ketika sedang kuliah psikologi dan computer science di Harvard. Zuckerberg drop out di tahun keduanya untuk bekerja penuh mengembangkan Facebook.

8. Bill Gates, Microsoft

Siapa yang tidak kenal Gates? Gates drop out dari Harvard setelah tiga tahun berkuliah. Gates sebenarnya memiliki kredit yang cukup untuk lulus dari Harvard, namun ia tidak menindak lanjutinya, menurut Reddit AMA. Namun siapa sangka sekarang ia menjadi salah satu orang terkaya dan paling berpengaruh di Amerika.

9. Jake Nickell, Threadless

Nickell memulai Threadless bersama Jacob DeHart pada tahun 2000. Dan perlu Anda ketahui bahwa ia memulai Threadless hanya dengan modal 1.000 dolar Amerika. Dua tahun kemudian, Nickell keluar dari pekerjaannya dan drop out dari sekolah seni untuk menekuni Threadless.

10. Michael Dell, Dell

Dell drop out dari University of Texas pada usia 19 tahun. Bukannya belajar biologi, Dell malah lebih banyak menghabiskan waktunya di asrama, merakit komputer dan menjualnya melalui koran lokal. Di akhir tahun pertamanya, Dell berhasil meraup untung hingga 80.000 dolar Amerika per bulannya. Dell lalu drop out dari kuliahnya dan memulai perusahaan yang sekarang kita kenal dengan Dell Computers.

Baca juga: Almamater, Penting ataukah Tidak?

Tags: , , , , , ,