Lama Tak Mendapat Tawaran Kerja, Tanyakan 3 Hal Ini pada Diri Sendiri

writing-1149962_640

Banyak sekali orang yang harus menunggu lama sebelum akhirnya mendapat pekerjaan impian. Sebagian di antaranya bahkan jarang mendapat tawaran kerja meski sudah setengah tahun lebih mencari. Terkadang, bukan juga karena mereka terlalu pemilih tetapi faktor lainnya. Ini adalah fenomena yang hampir semua orang pernah mengalaminya.

Jadi, jika Anda adalah bagian dari kelompok tersebut, coba tanyakan pada diri sendiri perihal tiga (3) pertanyaan berikut:

writing-1149962_640

(Image: Pixabay)

1) Apakah Anda mempunyai nilai (value) yang jelas yang bisa Anda tawarkan kepada pemberi kerja?

Ketika menghadapi interview atau wawancara kerja, biasanya kita akan ditanya mengenai pertanyaan yang berhubungan dengan pengenalan terhadap diri sendiri. Banyak orang yang senang dan dapat menjawab panjang lebar pertanyaan ini. Begitu semangatnya mereka menjadi terlalu banyak bicara dan tidak fokus pada nilai tambah apa yang dapat  disumbangkan ke perusahaan.

Sebaliknya, ada juga orang yang malas menjawab pertanyaan-pertanyaan semacam itu. Sehingga, mereka pun mejawab asal-asalan, tidak sistematis dan lupa pada inti yang akan disampaikan. Pada akhirnya, pewawancara tidak dapat menangkap nilai-nilai yang ingin disampaikan sehingga mereka menganggap kandidat tidak kompeten.

Baca juga: 4 Strategi Mencari Kerja yang Salah dan Bagaimana Cara Memperbaikinya

2) Apakah Anda akan tertarik membaca surat lamaran kerja Anda sendiri?

Sebagai pencari kerja, surat lamaran kerja sudah pasti ada dalam berkas kelengkapan perang untuk karir yang lebih baik. Namun, masih sedikit dari kita yang memberi perhatian khusus pada surat tersebut. Sebagian besar hanya menulis berdasarkan template yang didapat dari internet.

Padahal, tanpa adanya sentuhan dari karakter kita, surat lamaran tersebut akan berakhir menjadi sesuatu yang “pasaran”, tak jauh beda dengan orang kebanyakan. Oleh karena itu, bacalah kembali surat lamaran Anda. Jika Anda merasa tidak tertarik terhadap profil dalam surat tersebut, berarti praktisi HRD juga tidak akan suka. Solusinya, sempatkan beberapa jam khusus untuk mengedit surat lamaran tersebut. Buat semenarik mungkin tetapi harus tetap memperhatikan kaidah formal dan non-formal dari surat itu.

Baca juga:  3 Alasan Mengapa Anda Harus Menurunkan Gengsi dan Mulai Meminta Bantuan Orang Lain dalam Mencari Pekerjaan

3) Apakah Anda benar-benar menginginkan pekerjaan yang Anda lamar tersebut?

Terakhir, coba tanyakan kepada diri sendiri apakah Anda benar-benar menginginkan pekerjaan yang Anda lamar. Jika Anda kerap gagal dalam wawancara, bisa jadi karena muka samaran Anda tidak berhasil mengelabuhi pewawacara. Meskipun Anda sudah merasa cukup meyakinkan, tetapi rupanya pewawancara bisa melihat bahwa Anda tidak akan bahagia bekerja di tempat kerja yang Anda lamar. Bukan karena Anda tidak kompeten, hanya saja Anda akan lebih baik berada di tempat lain.

Mencari kerja memang bukan perkara yang mudah. Perlu kesabaran dan kadang membuat kita frustasi, apalagi jika sudah terlalu lama mencari. Untuk itu, sisihkan sebagian waktu Anda untuk merenung dan benar-benar mencari tahu apa yang ingin Anda kerjakan. Dan apabila Anda cukup ulet dan benar-benar mau mencari jawaban dari tiga pertanyaan tersebut, kesempatan itu pasti datang. Pada akhirnya, Anda akan mendapatkan pekerjaan yang benar-benar Anda sukai dan sesuai passion Anda. (*)