Ingin Dilirik Rekruter? Buatlah Website Pribadi!

website personal

Jika Anda sedang mencari pekerjaan atau berniat untuk mencari pekerjaan, alangkah baiknya kalau Anda membuat website pribadi. Website pribadi ini bisa Anda pergunakan sebagai resume online Anda dengan menyorot pengalaman dan pencapaian Anda selama bekerja.

office-625893_640

(Sumber image: pixabaycom)

Pentingnya membuat website pribadi ini dikuatkan dari haasil survey yang dilakukan terhadap 300 praktisi HR. Berdasarkan survey ini ditemukan bahwa sebanyak 30% menyatakan bahwa website pribadi dapat membentuk kompetisi yang menguntungkan dalam pasar para pekerja. Sebanyak 39% responden mengungkapkan bahwa mereka lebih memilih kandidat yang memiliki website pribadi dibandingkan yang tidak.

Baca juga: Ingin Sukses di Socmed, Hindari Posting Hal-hal Berikut Ini

Hasil survey juga mengungkapkan bahwa memiliki website pribadi dapat memperlihatkan kualitas kandidat. Secara tidak langsung, dengan memiliki website pribadi kandidat akan terlihat selangkah lebih maju dibandingkan kandidat lainnya.

Lalu, apa saja yang perlu ada di website pribadi Anda? Para prakisi HR mengungkapkan beberapa hal yang dianggap perlu untuk Anda post dalam website pribadi Anda, yaitu:

1) Traditional resume

2) Resume interaktif yang terhubung dengan contoh pekerjaan Anda

3) Tautan yang terhubung dengan artikel ataupun postingan blog yang berhubungan dengan pekerjaan

4) Volunteer activities

5) Contoh portofolio

6) Penghargaan dan pencapaian yang pernah diraih

Namun Anda juga perlu hati-hati. Pasalnya, meskipun dibutuhkan ternyata kehadiran Anda di media sosial bisa menjatuhkan diri Anda di mata rekruter. Sebanyak 20% rekruter akan mengecek akun Facebook kandidatnya jika mereka membutuhkan dan akan melakukannya lagi dikemudian hari.

Baca juga: Posting Enggak Ya?

Selain itu sebanyak 25% mengakui bahwa mereka akan mencari informasi di search engine calon kandidatnya dan akan melakukannya lagi dikemudian hari. Jika menemukan hal-hal yang dianggap tidak pantas, hal ini dapat menjadi bendera merah bagi Anda di mata para rekuter.

Meskipun begitu, tidak salah juga jika Anda memiliki satu atau dua akun di media sosial untuk membuktikan bahwa Anda tidak ‘gaptek.’ Informasi lebih lengkapnya bisa Anda simak dalam infografik di bawah ini.

website personal