Di Level Mana Kefasihan Microsoft Office, Medsos dan Bahasa Anda, Bisa Memikat Para Rekruter?

laptop

Percaya atau tidak, rekruter hanya butuh waktu 6 detik untuk membaca resume Anda. Maka dari itu resume harus dibuat sesingkat dan sedalam mungkin. Meskipun keinginan Anda untuk menuliskan pengalaman kecil-kecil Anda sangatlah besar, namun yakinlah bahwa terdapat beberapa hal yang tidak perlu dijelaskan terlalu detail.

laptop

Berbicara mengenai resume, tentu saja mengenai kelebihan-kelebihan diri Anda. Mulai dari pengalaman organisasi, pengalaman kerja hingga skill yang dimiliki, seperti bahasa ataupun komputer.

Tahukah Anda bahwa ternyata terdapat beberapa skill yang diharapkan lebih oleh para rekruter. Kira-kira, skill apa saja yang dimaksud? Simak pemaparannya seperti yang dilansir dari The Muse berikut ini.

  1. Microsoft Office

Banyak orang yang menuliskan “proficient in Microsoft Office” dalam resume-nya. Tidak terkecuali Anda. Dalam bayangan Anda, mahir mengoperasikan Microsoft Office artinya Anda mampu membuat surat dalam Word, membuat tabel dalam Excel, dan membuat animasi menarik dalam PowerPoint. Lalu, bagaimana asumsi para rekruter?

Microsoft Office

Ketika seorang kandidat menuliskan “proficient in Microsoft Office” dalam resumenya, rekruter akan berasumsi bahwa Anda dapat menggabungkan dokumen di Word, fasih mempergunakan formula di Excel, sampai membuat ‘peraturan’ di Outlook. Bahkan mungkin ada beberapa fungsi Microsoft Office yang belum pernah Anda dengar sebelumnya.

Pada masa kini, kemampuan dasar mengoperasikan komputer adalah skill wajib yang harus dimiliki setiap orang. Memang pada saat teknologi mulai booming, pekerja yang mampu mengoperasikan Excel mungkin terlihat ‘wah.’ Namun harapan para rekruter melihat kefasihan Anda dalam Microsoft Office tidak hanya sebatas menavigasi toolbar Word.

Perusahaan mencari pekerja yang mampu membawa skill ini ke tingkat yang lebih tinggi dengan mampu menggunakan tabel pivot, VLOOKUP dan makro, tidak hanya sekedar membuat tabel. Namun Anda tidak perlu berkecil hati, banyak tutorial online yang bisa Anda ikuti dan pelajari.

  1. Fasih dalam Mengoperasikan Media Sosial

Kalimat seperti “Social Media Proficient” atau “Social Media Savvy” biasanya ditemukan untuk menjelaskan skill ini. Menurut Anda, dengan memiliki akun Facebook dan Instagram, mampu update status melalui Twitter dan Snapchat sudah cukup untuk membuat Anda ‘fasih’ mengoperasikan media sosial.

Modern Keyboard With Colored Social Network Buttons.

Padahal seorang rekruter mengharapkan mereka yang “Social Media Proficient” mampu mengatur beberapa akun media sosial, membangun branding untuk setiap akunnya, membaca dan menganalisa data dan menjalankan kampanye marketing berbayar.

Pada masa kini, social media management sudah dianggap sebagai karir yang menjanjikan. Sehingga alangkah lebih baiknya jika skill tersebut tidak dimasukkan dalam resume jika Anda tidak memiliki pengalaman nyata mempergunakannya. Untuk membuat hal ini sah, Anda bisa mengembangkan skill media sosial Anda dengan mempelajari mengenai analytics, content marketing dan management tools.

  1. Kemampuan Berbahasa

Anda pernah belajar Bahasa Jepang saat SMA, namun ketika kuliah Anda mengambil jurusan yang tidak ada kaitannya dengan Bahasa Jepang. Akhirnya Bahasa Jepang tersebut mengendap selama empat tahun. Ketika Anda lulus dan membuat resume, Anda merasa bahwa kemampuan Bahasa Jepang yang pernah Anda pelajari saat SMA pantas untuk dituliskan.

language

Lagi-lagi, bayangan Anda ‘hanya’ sekedar mampu memperkenalkan diri dengan bahasa asing, membaca huruf, dan mengetahui beberapa kata sudah cukup membuat Anda fasih satu bahasa asing yang akan jadi poin plus Anda. Padahal rekruter mengharapkan kemampuan berbahasa Anda tidak hanya sekedar memperkenalkan diri. Anda tidak hanya sekedar diharapkan untuk berbicara dengan bahasa asing tersebut, bahkan Anda diharapkan mampu untuk menulis laporan dan email dalam bahasa tersebut.

Tentu saja, mempelajari bahasa asing tidaklah mudah. Jika Anda ingin menambahkan bahasa asing sebagai skill Anda dalam resume, Anda harus percaya diri dengan kemampuan Anda untuk berbicara dan menulis dengan lancar. Mengambil kelas bahasa asing secara online ataupun offline dapat menguatkan kemampuan Anda. (*)