Buat LinkedInmu Lebih Mengesankan dengan 10 Cara Ini

linkedin

linkedin

Di antara berbagai social media di dunia maya, Linkedin adalah salah satu yang tampil cukup berbeda dari lainnya. Social media yang satu ini membantu penggunanya melancarkan misi khusus yakni menunjukkan pengalaman profesionalnya.

“Yang membedakan Linkedin dengan media sosial lain adalah adanya “professional” di dalamnya”, demikian keterangan dari pihak LinkedIn.

Social media ini juga sudah bertumbuh sangat cepat dengan jumlah pengguna mencapai 313 juta akun, termasuk ratusan influencer tahun 2014 ini. Komposisi Linkedin inilah yang kemudian memberikan kita peluang untuk meningkatkan karir kita. Linkedin memungkinkan kita untuk menjalin networking dengan banyak orang dan kita tahu bahwa networking sangat penting untuk menciptakan peluang. Linkedin juga merupakan lahan bagi headhunter untuk mencari kandidat terbaik. Oleh karena itu, jika kita ingin mendapatkan manfaat dari Linkedin, wajib hukumnya untuk membuat profil Linkedin kita menarik dan membuat pembacanya terkesan. Berikut beberapa cara yang dapat dicoba untuk membuat profil Linkedin kita terlihat mengesankan:

1. Jangan copy paste ketika mmbuat resume

Penting bagi kita untuk memahami bahwa Linkedin tidak hanya dapat dilihat oleh awak recruiter perusahaan. Artinya, kita tidak bisa memperlakukan resume pada Linkedin sama dengan sebuah CV. Tidak mungkin juga bagi kita untuk langsung memberikan CV kepada orang yang kita baru temui. Oleh karena itu, ketika menuliskan resume pada Linkedin, pastikan bahwa Anda menuliskan keahlian dan pengalaman layaknya bercerita kepada orang yang baru Anda temui. Tulislah secara singkat dengan petunjuk visual dan tekstual yang tersedia. Tambahkan foto agar orang-orang mengenali Anda.

2. Meniru cara-cara marketer handal

Pekerjaan marketing tentunya tidak lepas dari mengenalkan brand produk ke target konsumen. Mereka menggunakan berbagai strategi agar nama mereka diingat dan mendapatkan perhatian khusus dari target yang tengah ia pengaruhi. Sama halnya dengan akun Linkedin, kita bisa membuatnya terngiang di benak pembacanya. Salah satunya adalah dengan pemilihan kata yang baik. Gunakan kata-kata sifat yang spesifik, hindari terlalu banyak pengulangan dan pastikan bahwa kata kerja yang kita gunakan mengandung konotasi aktif. Misalnya, daripada menggunakan kata “bertanggung jawab untuk proyek X”, kita bisa ganti dengan “mengelola proyek X” .

3. Ciptakan tag-line personal

Tagline tersebut adalah sebaris kata yang kita sematkan tepat di bawah nama kita. Itulah yang pertama kali akan dilihat orang ketika mengunjungi profil kita. Jabatan dan brand perusahaan yang kita jabat sekarang mungkin sudah cukup, tetapi jika ingin membuat profil lebih menarik kita masih bisa mengakalinya. Caranya adalah dengan merangkai kata-kaya yang dapat mendeskripsikan Anda dalam sekilas pandang.

4. Manfaatkan Personal Elevator Pitch

Konsepnya adalah bagaimana kita dapat menceritakan kemampuan kita dalam batasan waktu yang sempit. Seperti saat kita sedang berada di sebuah konferensi dan diminta menggambarkan diri kita dalam 30 detik. Tentunya, kita tidak bisa menyampaikan semua hal yang pernah kita lakukan. Kita hanya perlu menceritakan beberapa hal sangat signifikan yang terbaik yang pernah kita lakukan sehingga terbentuk sebuah citra yang positif. Dalam 5-10 detik, pastikan orang-orang yang melihat profil Linkedin kita langsung mengenal siapa kita dan apa yang bisa kita lakukan.

Baca juga: 3 Kualifikasi yang diinginkan CEO Linkedin

5. Jangan ragu menonjolkan kelebihan Anda

Dalam Linkedin terdapat kolom yang bernama “skill dan expertise”. Di lahan itulah Anda memiliki kesempatan untuk “pamer”.  Di situ pulalah Anda dapat meningkatkan search engine optimizer (SEO). Oleh karena itu, akan lebih baik apabila kita mengisinya dengan detail dan spesifik sehingga mudah bagi orang lain untuk menemukan kita. Kita juga bisa menggunakan endorsement orang ketiga untuk meningkatkan kredibilitas kita di mata headhunter.

6. Paparkan pengalaman Anda

Profil Linkedin juga dapat kita manfaatkan untuk memperlihatkan seperti apa sebenarnya perusahaan kita, proyek apa yang dikerjakan dan apa peran kita di sana. Tentunya, kita tetap harus ingat untuk selalu menggunakan kalimat yang singkat tetapi jelas.

7. Tingkatkan Google Page Rank

Dalam kolom “additional information”, kita dapat menampilkan berbagai informasi tentang ketertarikan kita. Di sana, kita juga dapat menyantumkan website-website yang relevan dengan ketertarikan tersebut. Selain itu, pada label “my website” Anda bisa menggantinya dengan kata-kata yang menarik sehingga orang-orang terpancing untuk mengeklik. Semakin banyak klik, semakin tinggi Google rank kita sehingga visibilitas kita pun meningkat.

8. Jadikan profil Anda menonjol

Hal ini bisa kita akali dengan rekomendasi yang diberikan teman kepada kita. Mintalah mereka untuk memaparkan tentang kita mengenai kemampuan yang spesifik, meliputi prestasi dan kinerja kita. Pastikan bahwa kualitas lebih penting daripada kuantitas. Sebaliknya, ketika memberikan rekomendasi untuk orang lain, sebaiknya kita menggunakan kalimat yang bermakna dan mengesankan.

9. Bangun koneksi

Pentingnya peran koneksi untuk menciptakan peluang sudah tidak diragukan lagi. Koneksi yang kita miliki juga akan memberikan nilai tambah pada brand personal kita. Misalnya saja kita terkoneksi dengan sebuah perusahaan besar. Bisa jadi ketika orang lain melihat profil kita dan memiliki koneksi yang sama, mereka akan memberikan kita penilaian/apresiasi lebih. Jadi, apabila Anda sudah memiliki koneksi dengan perusahaan atau orang yang “besar”, usahakan untuk terus mempertahankan koneksi tersebut.

10. Aktif

Akun Linkedin adalah refleksi aktivitas bisnis/karir kita. Artinya, dia harus diupdate agar tidak terkesan bahwa kita tidak pernah mempunyai progress apapun. Ketika kita naik jabatan misalnya, segeralah update profil Linkedin. Atau saat Anda menerbitkan buku baru, paper atau lulus sertifikasi. Anda juga dapat mengekspresikan diri dengan status update atau mengomentari artikel yang telah tersedia di halaman linkedin. Dengan begitu orang akan tahu sejauh apa kemampuan kita dan cara kita memandang sebuah tren bisnis.

Baca juga: Tips Penggunaan Linkedin dari 8 Pengusaha Muda

 

Tags: