“Bersih-bersih” Social Media Sebelum Melamar Kerja

16228

Sebuah infografik dari Career Savvy melaporkan hasil survey yang dilakukan oleh majalah karir di Inggris tersebut. Buat Anda yang masih malas “bersih-bersih” social media Anda, ketahuilah bahwa berdasarkan survey tersebut, satu dari tiga pelamar ditolak karena postingannya di social media.

Career Savvy menasihatkan agar sebelum mengirimkan lamaran Anda, pastikan dulu akun-akun social media Anda tidak ada yang akan merugikan Anda sendiri. Anda mungkin perlu melakukan “bersih-bersih” social media seperti yang disarankan di infografik di bawah ini.

Sebanyak 86% job seeker setidaknya memiliki satu akun social network. Cara ‘membersihkannya’ adalah, pertama-tama dengan meng-Googling nama Anda di Google untuk melihat apa saja yang pernah Anda upload di internet. Setelah itu hapuslah foto dan status yang menurut Anda tidak pantas. Jangan lupa untuk mengubah setting akun social network Anda agar kehidupan pribadi Anda tetap tertutup.

Satu dari tiga pelamar ditolak atas apa yang ditemukan rekruter di social media. Sebanyak 45% rekruter mengakui bahwa mereka mengecek social media kandidat mereka. Sebanyak 76% rekruter mengecek akun Facebook, 48% mengecek akun LinkedIn dan 53% mengecek akun Twitter.

Hati-hati dengan foto profil Anda! Hindari penggunaan default image karena membuat Anda terlihat malas, gambar yang Anda ambil di Google yang kemungkinan memiliki copyrights, gambar yang blurred karena menunjukkan ketidak profesionalan Anda dan gambar-gambar yang termasuk dalam kategori tidak pantas.

Baca juga: Penggunaan media sosial di tempat kerja meningkat

Mengapa para rekruter melakukan hal ini? Sebanyak 65% rekruter menyatakan bahwa mereka ingin melihat profesionalisme kandidat, lalu sebanyak 51% rekruter menyatakan bahwa mereka ingin melihat apakah kandidat cocok dengan budaya perusahaan dan sebanyak 45% rekruter menyatakan bahwa mereka ingin mempelajari kualifikasi kandidat.

16228

Baca juga: Media Sosial paling populer untuk rekrutmen

Tags: , , ,