Apa yang Dipikirkan Orang Lain Saat Melihat Foto Profil Anda

Profil_Linkedin

Pada masa kini jejaring sosial telah menjadi salah satu hal yang tidak dapat dipisahan. Jejaring sosial tidak hanya dipergunakan untuk berkomunikasi dengan teman-teman zaman sekolah, namun juga dipergunakan untuk urusan professional. Memperbaharui profil jejaring sosial juga sepertinya menjadi suatu kewajiban setiap saatnya. Sekedar update status ataupun update foto profil biasa dilakukan para pengguna jejaring sosial. Namun tahukah Anda bahwa foto profil yang Anda upload ternyata bisa memberikan makna dan pesan yang berbeda pula.

Profil_Linkedin

(Image: LinkedIn)

Dalam dunia virtual, komunikasi yang terjadi adalah komunikasi verbal. Anda tidak bisa menilai bagaimana seseorang yang Anda ajak bicara melalui jejaring sosial. Orang seperti apakah dia, apakah dia menyenangkan di kehidupan nyatanya ataukah tidak, biasa jadi pertanyaan setiap orang. Fitur foto profillah yang kemudian membuat Anda menilai bagaimana orang lain dalam jejaring sosial. Menariknya, penilaian seseorang terhadap foto profil orang lain ternyata cukup akurat.

Apa yang dikatakan foto profil Anda

Ternyata sebuah foto profil bisa memberikan dua petunjuk, yaitu petunjuk yang bersifat ‘open’ dan ‘hidden.’ Petunjuk yang bersifat ‘open’ yaitu ketika seseorang mencoba berkomunikasi dalam foto yang dipasangnya. Contohnya jika Anda memilih foto profil mengenakan topi ataupun dengan orang lain, orang yang melihat foto tersebut akan memahami bahwa benda ataupun orang dalam foto adalah orang yang penting bagi Anda.

Petunjuk kedua yaitu petunjuk yang bersifat ‘hidden.’ Contohnya foto yang diambil dari kejauhan. Hal ini mencerminkan bahwa Anda merasa insecure. Jika dalam foto Anda berpose memiringkan kepala dan tersenyum, mencerminkan bahwa Anda adalah seorang yang bergantung pada orang lain.

Baca juga: Pentingnya Foto Profil Social Media dalam Pencarian Kerja

Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam Psychological Science edisi Juni 2014, perubahan kecil dalam suatu foto ternyata bisa memberikan kesan yang berbeda. Dengan melihat sekilas saja, seseorang bisa menilai bagaimana orang tersebut.

Foto bersama keluarga atau anak-anak menunjukkan seseorang yang paling berharga baginya dan apa yang menjadi motivasi utama mereka. Foto saat sedang berlibur dengan suasana yang alami menunjukkan bahwa ia bukanlah seseorang yang betah duduk diam berlama-lama di depan komputer.

Foto pernikahan menunjukkan bahwa ia sudah tumbuh dewasa dan menjajaki tingkat kehidupan yang lebih tinggi. Selain itu mereka yang memasang foto pernikahan juga ingin diketahui bahwa mereka tidak lagi sendiri dan pasangannya adalah prioritas utamanya.

Baca juga: 13  Foto Profil Twitter yang Sebaiknya Dihindari

Narsisme, self-centered, dan foto profil yang terlalu sering diganti menunjukkan tingkat narsisme seseorang. Tidak hanya sekedar terlalu sering mengekspresikan diri, para narsisme ini juga kerap kali memperbaharui informasi seputar diri mereka dan sangat aktif di social media.

Kesan pertama

Tidak bisa dipungkiri, setiap orang pasti menilai seseorang dari fisiknya. Dalam dunia virtual tentu saja melalui foto profil. Jika foto profil terlalu biasa, kesan yang ditinggalkan pun akan lemah. Sedangkan foto profil yang terlalu banyak polesan, bisa mencerminkan kesombongan.

Pada masa kini netter lebih menghargai foto profil yang terlihat natural dan menunjukkan diri seseorang apa adanya. Foto profil seperti ini bisa meninggalkan kesan yang kuat. Selain itu perlu Anda ingat untuk memasang foto profil yang cocok dengan platform sosial yang Anda pergunakan. Foto Anda mengenakan kacamata hitam dan pakaian bersantai saat liburan akan lebih baik dijadikan foto profil Facebook dibandingkan foto profil LinkedIn. (*)