6 Tips dalam Merekrut Fresh Graduates

freshgrad

Merekrut fresh graduates memang gampang-gampang susah. Beberapa dari mereka memang terlihat sangat menonjol dalam resume namun ternyata tidak saat proses wawancara. Beberapa di antaranya malah sebaliknya. Sebelum Anda terjebak merekrut fresh graduates yang kurang tepat, alangkah lebih baiknya jika Anda menyimak enam tips dalam merekrut fresh graduates seperti yang dikutip dari entrepreneur.com berikut ini.

freshgrad

 

(Image:Pixabay)

1) Lakukan sedikit riset

Cari tahu bagaimana para fresh graduates ini membangun pengalaman kerja mereka. Hasil dari mata kuliah broadcasting, menjadi kontributor media online ataupun pernah memenangkan penghargaan bisa menjadi sumber pengalaman mereka. Carilah portofolio mereka secara online. Kualitas mereka dapat terlihat dari proyek yang dihasilkan.

2) Cari tahu bahasa gaul mereka

Apa yang sedang trend di kalangan fresh graduates? Apa yang biasanya mereka baca setiap harinya? Pekerjaan apa yang mereka inginkan? Ini merupakan pertanyaan penting yang harus dipertimbangkan ketika akan merekrut fresh graduates. Mayoritas fresh graduates saat ini adalah para millennial dan Gen Z. Mereka tumbuh dan berkembang bersama teknologi. Untuk menjembataninya, pastikan Anda mempergunakan teknologi yang sama.

Baca juga: Fresh Graduates Rela Nganggur untuk Menunggu Jadi Karyawan

3) …dan pergunakan bahasa tersebut saat mencari mereka

Memahami apa yang diinginkan fresh graduates harus dilakukan oleh perusahaan. Cari tahu topik apa yang sedang trend di media sosial, aplikasikan topik tersebut dalam iklan lowongan pekerjaan sehingga menarik perhatian mereka. Para fresh graduates tidak hanya sekedar ingin bekerja, namun juga mencari makna dari pekerjaan tersebut. Tuliskan juga keuntungan dan tunjangan apa saja yang akan didapatkan. Hal ini juga akan menarik perhatian mereka.

4) Lebih dekat dengan mereka

Menurut hasil survey CareerBuilder 2015 yang bertajuk Candidate Behavior Study, seorang job seeker bisa mendapatkan informasi seputar pekerjaan yang mereka inginkan dari 18 sumber yang berbeda. Sumber-sumber ini termasuk di dalamnya job boards, social networking sites, mesin pencari dan referensi online. Tarik perhatian mereka melalui video yang menarik mengenai budaya perusahaan dan alasan mengapa mereka bekerja di perusahaan tersebut.

Baca juga: Kesalahan Umum Fresh Graduate Saat Mencari Kerja

5) Sesuaikan dengan gaya hidup mobile mereka

Job seeker pada masa kini lebih mudah dihubungi. Mereka mencari lowongan pekerjaan di mana saja. Mereka juga lebih tertarik jika proses aplikasi hanya dengan beberapa kali klik melalui gadget mereka. Perusahaan bisa memfasilitasnya dengan melalui video interview. Video interview membuat perusahaan dan kandidat lebih fleksibel dalam menjadwalkan interview. Video yang bersifat satu arah membuat kandidat mendapatkan waktu yang cukup untuk memberikan jawaban terbaik mereka.

6) Berikan mereka penawaran yang tidak dapat mereka tolak

Budaya perusahaan dan tunjangan yang unik akan menarik perhatian para fresh graduates. Perlu Anda ingat, bahwa mereka tidak hanya mencari uang. Hal-hal seperti cuti, jadwal kerja dan tempat kerja yang fleksibel adalah keuntungan yang menarik mereka. Pastikan hal tersebut tertulis dalam iklan lowongan pekerjaan yang Anda publikasikan. Para fresh graduates ingin mengetahui apa yang akan mereka dapatkan dan terima dari perusahaan yang mereka inginkan.

Budaya perusahaan juga jadi salah satu pertimbangan para fresh graduates. Budaya yang menyenangkan, ramah dan pekerja keras adalah yang mereka inginkan. Mereka ingin bekerja dengan orang-orang yang sama-sama memiliki passion tinggi dan inovatif seperti mereka. (*)