5 Tren Rekrutmen yang Perlu Anda Ketahui

tren rekrutmen global

Menurut sebuah laporan dari LinkedIn, Hiring Manager di seluruh dunia saat ini mengubah cara bagaimana mereka mencari dan merekrut talent.

“Jika Anda tidak mengetahui bagaimana para perekrut mencari pekerja, Anda akan kehilangan kesempatan untuk meningkatkan karir Anda – terlepas dari apakah Anda sedang mencari kerja atau tidak,” ujar Leela Srinivasan, Group Marketing Manager di LinkedIn.

LinkedIn menerbitkan laporan “2013 Global Recruiting Trends Report”  yang mensurvei lebih dari 3300 Talent Acquisition Leader di seluruh dunia. Berdasarkan laporan tersebut ditemukan bahwa perekrut menjadi lebih social, mobile dan data-driven.

“Di masa lalu perekrut mem-posting lowongan pekerjaan di situs pencari kerja dan berharap bahwa akan ada kandidat yang relevan melamar pekerjaan tersebut. Padahal kebanyakan pekerja tidak mengetahui akan adanya kesempatan tersebut,” ujar Srinivasan.

“Perekrut semakin memanfaatkan jaringan profesional seperti LinkedIn, untuk menemukan dan merekrut orang yang tepat untuk sebuah pekerjaan – terlepas dari apakah mereka seorang kandidat aktif dan pasif.”

Berikut adalah 5 tren perekrutan beserta tips bagaimana para pencari kerja dapat memanfaatkan LinkedIn.

1. Perekrut semakin bergantung pada Jejaring Sosial Professional

Menurut laporan tersebut, situs pencari kerja masih berada di tempat teratas (38%) dalam pencarian talent. Namun ketergantungan pada jejaring sosial profesional juga semakin berkembang (37%), meningkat dari 11% pada tahun 2012. Hal ini disebabkan karena semakin meningkat dan banyaknya data talent yang dimiliki LinkedIn seperti pengalaman kerja, keahlian, sertifikasi, pencapaian, koneksi dan edukasi.

Dengan tren ini, Brianne Shally, content strategist LinkedIn, menyarankan pencari kerja harus lebih meluangkan waktu dan usaha untuk meningkatkan social profile mereka agar dapat ditemukan oleh perekrut. Shally menyarankan untuk memastikan bahwa profile LinkedIn Anda ter-update, menarik dan ikut terlibat di group LinkedIn sehingga perekrut dapat melihat informasi yang jelas mengenai Anda.

2. Menggunakan data untuk merekrut menjadi semakin penting

“Perekrut menggunakan analisis data untuk mencari orang yang tepat untuk sebuah pekerjaan dengan keahlian yang sempurna, pengalaman, bakat dan minat” ujar Shally. Untuk bisa mengimbangi hal ini, pencari kerja harus lebih menambah informasi detail pada profil mereka.

Pelajari deksripsi pekerjaan dan halaman LinkedIn dari perusahaan yang Anda minati. Buat daftar kata kunci pada halaman tersebut. Perbarui profil LinkedIn Anda dengan kata kunci ini untuk meningkatkan kemungkinan profil Anda akan muncul di hasil pencarian untuk kata kunci tersebut.

3. Perusahaan semakin berusaha meningkatkan reputasinya melalui Social Networks

Perusahaan semakin berusaha meningkatkan brand mereka dengan lebih membagi informasi tentang perusahaan di social media. Pencari kerja harus mempelajari budaya kerja perusahaan sedini mungkin sebelum proses perekrutan. Jangan malu untuk membuka percakapan dengan mereka. “Dengan begini pencari kerja dan perusahaan akan dapat menghemat waktu untuk pengambilan keputusan” ujar Shally.

4. Perusahaan semakin ingin mempromosikan karyawannya

Laporan tersebut menyebutkan bahwa perusahaan semakin menyadari manfaat akan merekrut dari dalam. Menurut laporan tersebut 92% perusahaan berinvestasi lebih untuk merekrut dari dalam.

Karyawan perusahaan dapat memanfaatkan tren ini dengan sering melihat halaman LinkedIn perusahaan dan melihat apakah ada lowongan baru di perusahaan anda. “Manfaatkan keunggulan bahwa Anda sudah mengetahui bagaimana cara kerja perusahaan Anda dan sudah memiliki jaringan internal” ujar Shally.

5. Perusahaan akan semakin memanfaatkan Mobile Recruiting

Untuk saat ini perusahaan masih belum cukup berinvestasi di strategi mobile recruiting yang merupakan hal baru bagi perusahaan. Terbukti dari hasil riset tersebut yang hanya 13% perusahaan berinvestasi di mobile recruiting. Namun tren ini dipercayai akan meningkat di masa yang akan datang.

Para pencari kerja bisa memanfaatkan tren mobile recruiting untuk melakukan perburuan lowongan pekerjaan dimana saja dan kapan saja. Dengan professional social network seperti LinkedIn yang dapat diakses dari mobile, pencari kerja dapat selalu aktif mencari kesempatan baru di dunia pekerjaan.

 

Photo Courtesy: LinkedIn Blog

Tags: , ,