4 PR Bagi SDM Logistik Indonesia

ppm2

BERDASARKAN survei persepsi pelaku usaha yang dilakukan oleh World Bank pada tahun 2010 tentang Logistic Performance Index (LPI), posisi Indonesia secara menyeluruh berada pada peringkat 75 dari 183 negara. Masih tertinggal jauh dengan negara tetangga Singapura yang menduduki peringkat 2 di dunia. Jika tidak ingin tertinggal terus, Indonesia jelas mempunyai pekerjaan rumah yang serius.

Menyoroti kualitas Sumber Daya Manusia di Indonesia, khususnya di bidang logistik ini, Managing Director DHL Exel Supply Chain, Abdul Rahim Tahir memiliki pendapat yang menarik. Ia menyebut ada 4 faktor yang menjadi tantangan bagi SDM di Indonesia. Hal ini terungkap dalam acara seminar sehari dengan tema “Peluang dan Tantangan SDM di Bidang Industri Logistik” yang diselenggarakan oleh PPM Manajemen, di Jakarta belum lama ini.

Dari hasil data survei, Tahir menyebutkan sistem logistik di Indonesia masih perlu penanganan yang lebih baik, selain membereskan permasalahan visi dan misi yang belum terintegrasi. “Performa juga merupakan faktor penting untuk meningkatkan daya saing SDM Indonesia di mata dunia,” ujar praktisi asal Singapura ini sembari mengatakan ketertinggalan SDM Indonesia dalam bidang logistik lebih karena dua faktor, yakni kualitas dan speed.

Seperti faktor infrastruktur, imbuh Tahir, perihal pengiriman barang, biasanya sering terhambat di pelabuhan. “Membutuhkan kurang lebih dua jam hanya untuk mengurusi hal administratif sebelum pengiriman barang bisa dilakukan. Tentu saja hal ini memakan biaya yang tidak sedikit,” katanya lagi.

Selain infrastruktur, Tahir menekankan visi dan misi untuk mendukung peningkatan daya saing pelaku bisnis di Indonesia juga belum terintegrasi dan terkoordinasi dengan baik. Lalu apa saja yang harus dilakukan untuk memperbaiki kualitas SDM di Indonesia?

Sebelum merombak ulang manajemen perusahaan, Rahim memaparkan ada 4 faktor yang bisa dilakukan manajemen untuk meningkatkan SDM Logistik di Indonesia, diantaranya:

1. Acceptance and Understanding of Supply Chain Requirement in Global Context.
Perusahaan sebaiknya mengerti kebutuhan logistik yang diperlukan. Hal itu dilakukan dengan cara mengetahui faktor keuangan seperti cash flow management dan marketing adventage, untuk mengetahui keuntungan penjualan, serta tidak kalah penting adalah customer satisfaction.

2. Technology.
Perkembangan social media yang semakin mewabah seharusnya bisa menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan wawasan karyawan dan menumbuhkan kreativitas bisnis.

3. Supply Chain Process.
Tentunya kita perlu mengetahui proses alur kerja dari industri itu sendiri. Kelemahan manajemen seperti infrastruktur, transportasi harus segera ditangani agar penerimaan barang bisa berjalan tepat waktu.

4. Executive and Managerial Talents.
Hal paling mendasar dalam meningkatkan mutu SDM di Indonesia adalah kompetensinya.

Tahir berpendapat, Indonesia punya segalanya seperti sumber daya alam yang berlimpah, jaringan antar daerah yang memadai, dan infrastruktur yang potensial. “Sayangnya kekayaan itu tidak dibarengi dengan management skill planning yang baik. Indonesia have everything, but we need talent,” ujar Tahir. Setelah manajemen skill berjalan, Indonesia juga masih harus menerapkan manejemen skill controlling untuk menjaga konsistensi dan komitmen kepada konsumen.

Menanggappi rumor pahit seputar tenaga kerja Indonesia yang tidak terpakai, yang bahkan ironisnya selalu menjadi anak buah di negeri sendiri, Tahir mengatakan hal itu tidak perlu menjadi topik bahasan yang serius, karena hanya akan mengurangi rasa kepercayaan diri SDM di Indonesia saja. Tahir percaya, talent Indonesia suatu saat pasti bisa menjadi global leader seperti praktisi logistik dari negara lain, namun memang pasti ada syaratnya.

Learning must be faster than the rate of change,” ujarnya mantap. Learning harus lebih cepat dari perubahan, hal itu yang biasanya Tahir terapkan dan menjadi faktor kesuksesan negara-negara maju. Tahir pun memberikan dukungan, agar talent di tanah air cepat bergerak menjadi SDM yang berkualitas. (@nurulmelisa)

Tags: , , , ,