4 Hal yang Sering Dilupakan Setelah Merekrut

Karyawan baru merupakan salah satu talent yang akan menjalankan bisnis Anda. Untuk itu, kontribusi mereka tentunya berpengaruh terhadap kestabilan organisasi. Jangan pikir, proses wawancara sudah mencukupi kebutuhan informasi mereka. Bahkan top talent sekalipun akan kebingungan jika Anda belum mempersiapkan dengan matang kedatangan mereka.

Dari Jeff Haden, berikut ini adalah 4 hal yang mesti Anda lakukan di hari pertama mereka bekerja:

1. Deskripsikan dengan jelas bagaimana bisnis Anda menciptakan value

Karyawan baru memang perlu tahu apa saja pekerjaan mereka. Namun sebelum melakukan itu, mereka perlu benar-benar memahami proposisi nilai yang berasal dari organisasi mereka dan keunggulan kompetitif dari bisnis perusahaan.

Terlepas apa keunggulan tersebut, mungkin itu dari sisi kualitas barang, pelayanan jasa ataupun hubungan yang telah terjalin dengan pelanggan Anda. Apapun namanya, hal itu adalah hasil kerja keras organisasi dalam waktu yang lama dan merupakan keunggulan yang berbeda dari perusahaan lain. Dengan mengetahui hal itu, maka karyawan baru akan mengerti bagaimana membuat organisasinya sukses atau malah gagal.

Setelah itu Anda bantu untuk menjelaskan bagaimana pekerjaan mereka dapat menciptakan nilai bagi bisnis perusahaan. Dan yang terpenting jelaskan bahwa apa yang mereka kerjakan akan mempercepat proses keunggulan bisnis Anda.

Sebagai karyawan baru, kita perlu tahu apa yang harus dilakukan. Tetapi yang lebih penting adalah kita perlu tahu mengapa kita melakukannya.

2. Petakan pelanggan eksternal dan internal

Penting untuk menjelaskan kepada karyawan baru mengenai siapa saja customernya. Jangan sampai ia mencari tahu sendiri ia akan bekerja untuk siapa dan dengan siapa.

Di luar dari pelanggan mereka yang di dapat dari eksternal organisasi, mereka juga mempunyai customer internal. Pelanggan eksternal yang mereka punya memang penting. Tetapi mereka juga sebaiknya diingatkan bahwa mereka harus bersinergi dengan anggota tim. Itulah yang disebut customer internal di dalam organisasi. Luangkan waktu untuk menjelaskan bagaimana karyawan bisa melayani semua pelanggan internal dan eskternal. Hal itu untuk menyempurnakan nilai bisnis perusahaan Anda.

3. Tetapkan tujuan dan berikan feedback

Bisnis yang sukses adalah organisasi yang berjalan secara produktif. Anda harus memastikan setidaknya pada hari pertama mereka mengerjakan satu tugas. Dengan begitu, mereka akan mempunyai target kerja dan akan lebih fokus menambah produktivitas mereka dalam bekerja. Tetapkan pencapaian per individu untuk meningkatkan target perusahaan.

Hal yang tidak kalah penting adalah berikan prestasi terhadap pencapaian yang telah dilakukan. Informasi itu sebaiknya dijelaskan di awal mereka bekerja, sehingga target kerja mereka akan terukur dan pencapaiannya akan berjalan lebih maksimal.

Selain itu mereka juga akan melihat bagaimana peran mereka secara langsung terhubung dengan nilai-nilai yang ada di perusahaan Anda. Dan tugas Anda adalah memberikan umpan balik yang konstruktif untuk membantu karyawan baru melakukan pekerjaan dengan lebih baik.

4. Jelaskan dengan tepat alasan Anda mempekerjakan mereka

Setiap karyawan dipekerjakan untuk satu atau dua alasan tertentu, tetapi sering alasan tersebut membingungkan mereka. Jujur saja kepada mereka bahwa Anda membutuhkan karyawan yang bagus dan benar-benar senang jika perusahaan bisa mendapatkan karyawan superstar.

Duduk bersama mereka dan sharing alasan utama Anda mempekerjakan mereka. Proses tersebut merupakan kesempatan besar untuk memuji keterampilan dan pengalaman mereka. Sebaiknya Anda lebih menekankan kepada keterampilan, pengalaman, sikap dan etos kerja. Jika Anda sudah menetapkan hal itu, maka pekerjaan yang mereka lakukan akan lebih berimbang dengan soft skill yang mereka punya.

Dan satu lagi, buat mereka menonjolkan sisi perbedaan mereka dengan yang lain, tentunya dari sisi positifnya. Tekankan bahwa mereka pasti mempunyai kualitas dan skill yang tidak dapat dimiliki oleh kandidat lain. Berikan motivasi yang mereka butuhkan, seperti pernyataan ini “saya mempekerjakan Anda karena Anda benar-benar mengagumkan, dan kita semua mengandalkan Anda untuk bisa unggul dengan yang lain”. Dengan motivasi sederhana itu, mereka akan menyadari betapa pentingnya mereka bekerja di perusahaan barunya.