2 Tips Menemukan Pakaian yang Cocok untuk Wawancara

Eventbrite

Ternyata seorang hiring manager hanya membutuhkan waktu 1/10 detik untuk membangun kesan pada seorang pelamar. Aja Frost, salah satu kontributor The Muse, membagi pengalamannya ketika menghadapi proses wawancara.

Young man have job interview.

Hufftington

Beberapa hari sebelum wawancara Frost mengakui bahwa ia cukup stress dalam memilih pakaian yang akan ia kenakan saat wawancara. Hal ini dikarenakan hanya beberapa detik saja ia melangkah masuk ke ruangan wawancara hiring manager sudah dapat menilainya dari penampilannya.

Jika penampilannya sesuai dengan style perusahaan maka ia pun akan memiliki kesempatan lebih besar untuk diterima bekerja di perusahaan tersebut. Untuk mengusir rasa stress-nya, Frost kemudian memutuskan untuk mencari tahu bagaimana style berpakaian di perusahaan tersebut. Salah satu caranya adalah dengan melalui media sosial. Bagaimana langkah-langkahnya? Frost memberikan pemaparannya untuk Anda.

Langkah Pertama: Cari Media Sosial Perusahaan dan Lihat Bagaimana Gaya Berpakaian Pekerjanya

Hampir seluruh perusahaan pada saat ini, memiliki beberapa akun media sosial. Untuk memuaskan rasa ingin tahu Anda, Anda membutuhkan gambar para pekerjanya saat bekerja setiap harinya. Anda bisa memulai dari Facebook perusahaan.

Eventbrite

Misalnya dalam Facebook Page Eventbrite terlihat para pekerjanya sedang melakukan teleconference. Dalam foto tersebut para pekerjanya terlihat mengenakan kemeja dan blazer. Sehingga dapat disimpulkan bahwa gaya berpakaian di Eventbrite adalah business casual.

rubicon

Sedangkan dalam foto di Facebook Page Rubicon terlihat lebih kasual. Terdapat sebuah foto yang memperlihatkan para pekerjanya yang mengenakan celana jeans. Hal ini berarti gaya berpakaian di Rubicon lebih kasual.

Baca juga: Karir Kita Berawal dari Cara Berpakaian

Selain Facebook Anda juga bisa mencoba melihat Instagram perusahaan. Tidak hanya akun perusahaannya tetapi juga akun para pekerja di perusahaan tersebut. Bisa juga melalui blog perusahaan. Seperti yang ditemukan oleh Frost dalam blog HomeAway. Dalam blog terlihat foto para pekerjanya mengenakan celana jeans dan kaos. Ini juga memperlihatkan gaya berpakaian yang kasual.

Twitter juga bisa Anda manfaatkan untuk mencari tahu gaya berpakaian di suatu perusahaan. Frost mencari akun Twitter Bozzuto dan menemukan foto pekerjanya. Dari hasil pencariannya sepertinya gaya berpakaian di Bozzuto lebih mengarah ke business casual.

Perlu Anda ingat bahwa proses ‘kepo’ melalui media sosial ini hanya untuk mencari tahu gaya berpakaian di perusahaan tersebut saja. Secara tidak langsung Anda juga bisa mempelajari perusahaan tersebut, bagaimana budaya perusahaannya, dan bagaimana jika Anda bekerja di perusahaan tersebut. Hal ini sangat bermanfaat dalam proses wawancara.

Langkah Kedua: Pilihlah Pakaian Anda

Jika semua pekerjanya mengenakan pakaian yang sangat formal, maka Anda pun disarankan juga mengenakan pakaian yang sama. Jika Anda mengenakan pakaian yang kasual, Anda akan terlihat tidak menghargai perusahaan atau tidak menganggap serius proses interview tersebut. Para pekerja di HomeAway memang mengenakan celana jeans dalam keseharian mereka. Namun bukan berarti Anda bisa mengenakan celana jeans saat proses wawancara.

Baca juga: Jenis Pakaian yang Cocok Dikenakan ke Kantor

Anda sudah mencari tahu bagaimana cara berpakaian di suatu perusahaan melalui media sosialnya. Sekarang saatnya Anda mengelaborasikan penemuan Anda. Setidaknya Anda pasti sudah terbayang akan berpakaian seperti apa. Jadikan 1/10 detik pertama Anda berkesan cukup dalam bagi hiring manager. (*)