Hubungan Kerjasama Antara Orang HR dan Finance Perlu Ditingkatkan

Perusahaan konsultan EY melakukan survey terhadap 550 orang Chief Human Resource Officer (CHRO) dan Chief Financial Officer (CFO) dari berbagai macam perusahaan di 30 negara. Hasilnya ditemukan bahwa semakin meningkatnya kerja sama antara Chief Human Resource Officer (CHRO) dan Chief Financial Officer (CFO), maka akan dapat memberikan dampak serius pada bottom line.

Menurut survey ini, ditemukan bahwa 4 dari 5 CFO dan CHRO, menyatakan bahwa hubungan mereka semakin baik sejak tiga tahun terakhir. Sebanyak 41% responden mencapai pertumbuhan bunga, pajak, depreciation dan amortisationhingga 10% pada tahun lalu.

Selain itu, 43% menunjukan peningkatan produktifitas kerja, 44% lainnya menyatakan bahwa employee engagementmeningkat sampai 14%. Hanya sekitar 10% sampai 9% yang menyatakan bahwa mereka tidak mampu berkolaborasi dengan baik.

Berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh Bloomberg BNA bersama Steven Jacobs, selaku direktur eksekutif di Human Capital Group EY, kolaborasi terkait orang HR dengan orangfinance membuat kedua belah pihak perlu saling bekerja sama.

“Orang HR perlu tahu hal-hal terkait keungan dan sisi komersil dari bisnis, dan orang finance, perlu tahu hal-hal terkait individu dan bagaimana suatu individu berkontribusi pada suatu bisnis,” ungkap Jacobs.

“Perusahaan besar melihat bahwa performa yang lebih baik akan hasilkan jika bidang penting saling bekerja sama . Namun penemuan kami ini dapat merubahnya. Hal ini dapat dilakukan jika orang keuangan dan orang HR saling bekerja sama,” tambah Jacobs.

“Hal ini tidak saja membuat bisnis menjadi lebih baik, namun hal ini juga dapat meningkatkan performa HR karena terjadiengaging employee yang lebih baik,” tutup Jacobs.

Baca juga: Seminar for Finance and HR Executives
Menggabungkan HRD dengan GA yang berada di bawah Finance

Tags: ,