Bagaimana Virus Menyebar di Kantor?

Musim flu akan dimulai. Biasanya virus akan sangat cepat menyebar di kantor. Bisa saja hari ini rekan Anda yang sakit, besoknya rekan di sebelah kubikel Anda yang sakit dan lusanya adalah Anda yang akan sakit. Anda mungkin akan berusaha menghindarinya dengan menjaga kesehatan, mengatur makan ataupun mengkonsumsi suplemen tambahan, demi tetap sehat di kantor. Namun terkadang usaha ini tidak berbuah manis.

Peneliti di University of Arizona melakukan penelitian mengenai hal ini. Mereka mencari tahu bagaimana suatu virus penyakit dapat menyebar di kantor hanya dalam kurang dari satu hari. Mereka lalu melakukan eksperimen dalam suatu gedung kantor dengan 80 orang pekerja. “Para peneliti mengkontaminasikan pegangan pintu masuk dengan virus bakteriofage MS-2,” tulis Wall Street Journal. “Virus ini tidak menginfeksi manusia dalam bentuk, ukuran dan kemampuan bertahan hidup dalam tubuh manusia seperti layaknya virus yang menyebabkan flu dan sakit perut.”

Lalu, bagaimana virus itu mulai tersebar?

Baca juga: Hubungan Sakit Berkepanjangan dengan PHK

Virus mulai menyebar sejak setiap orang memasuki bangunan kantor dengan mendorong pegangan pintu tersebut. Dalam waktu dua jam, virus tersebut sudah berpindah tempat ke toples kopi bubuk, tombol microwave, dan pegangan kulkas. Selanjutnya berpindah ke kamar mandi dan pada akhirnya masuk ke dalam kantor dan kubikel kerja.

Hanya dalam jangka waktu 4 jam, setelah peneliti menyebar virus tersebut, hampir 50% pekerja di kantor tersebut memiliki virus tersebut di tangannya. Virus tersebut juga menyebar pada hampir sebagian besar permukaan yang disentuh oleh setiap orang di kantor.

Menyeramkan bukan? Ini baru percobaan saja, belum penyebaran virus yang sebenarnya. Sebenarnya terpaparnya diri manusia dengan virus ataupun bakteri tidak selalu mengarahkan pada penyakit. Misalnya berdasarkan penelitian yang dilakukan di tempat penitipan anak, ditemukan bahwa 30 sampai 40% anak di sana memiliki virus dalam sistem pernafasan mereka.

Para ahli mikrobiologi menyatakan bahwa sakit atau tidaknya seseorang setelah terpapar bakteri ataupun virus bergantung kepada tiga hal, yaitu:

1. Seberapa banyak virus atau bakteri yang terpapar pada diri Anda

2. Pengalaman penyakit Anda, jika Anda sudah memiliki virus itu sebelumnya kemungkinan besar Anda tidak akan sakit lagi

3. Kesehatan Anda pada saat itu

Salah satu cara untuk menghindari tertular virus atau bakteri flu selama musim flu adalah dengan tidur yang cukup. Tidur yang cukup membuat tubuh Anda segar dan fit, hal ini akan memperkecil kemungkinan virus atau bakteri masuk ke dalam tubuh Anda. Jika Anda datang ke kantor dengan kondisi kurang tidur dan tidak fit, ini merupakan kondisi yang akan mempermudah virus untuk menyebar dalam tubuh Anda dan membuat Anda sakit keesokan harinya.

Dan tentu saja, hati-hati dalam menyentuh setiap benda di kantor Anda. Apalagi benda yang sifatnya disentuh banyak orang seperti pegangan pintu, tombol lift, absen finger print dan sebagainya. Salah satu cara untuk meminimalisirnya adalah dengan mempergunakan hand sanitizer. Menurut para peneliti, hand sanitizer dapat membunuh bakteri buruk. Alangkah lebih baiknya jika Anda membawa hand sanitizer ke kantor dan meminimalisir menyentuh permukaan-permukaan yang biasanya disentuh oleh orang banyak, untuk menjaga kesehatan Anda di musim sakit ini.

Baca juga: Stres di tempat kerja picu sakit jantung

Tags: