5 Peraturan Tidak Tertulis di Kantor dengan Aturan Longgar

Mulai dari konsep kantor yang terbuka dan baju yang santai sampai waktu meeting yang fleksibel bahkan memberikan kebebasan bagi para pekerjanya merupakan hal-hal yang banyak terjadi pada masa kini. Beberapa perusahaan besar seperti Apple, Google dan Facebook, berhasil membuktikan bahwa ide cemerlang dapat muncul darimana saja. Tidak hanya dari meja kerja konvensional namun bisa saja saat bermain ping pong dengan atasan Anda.

Lingkungan kerja yang terkesan santai ini bukan berarti Anda melupakan etika yang seharusnya dijunjung tinggi. Anda mungkin diperkenankan untuk mengenakan sandal jepit ke kantor, namun menaikkan kaki Anda ke atas meja adalah hal yang sangat tidak sopan. Beberapa perusahaan memiliki beberapa kode etik secara professional ataupun sosial yang tidak tertulis. Peraturan yang tidak tertulis ini kemudian membingungkan para calon kandidat. Jika Anda ingin melamar ke perusahaan yang mengaplikasikan hal tersebut ada baiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu sebelum melamar. Apa saja yang harus dicari tahu sebelum melamar ke perusahaan seperti itu? Mashable memberikan beberapa tipsnya bagi Anda.

Baca juga: 4 Peraturan Unik Perusahaan

1. Cari Tahu Tentang Perusahaan

Sebelum Anda melamar pada suatu posisi di perusahaan dengan aturan yang longgar, pastikan Anda sudah mencari tahu perusahaan tersebut terlebih dahulu. Sehingga ketika Anda dipanggil untuk wawancara Anda bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik. Pelajari bagaimana awal mula perusahaan berdiri, bagaimana model bisnis yang mereka kembangkan dan pahami budaya kerja mereka.

2. Jadilah diri sendiri

Saat proses wawancara, jawablah pertanyaan dengan tenang dan jelas namun tidak melupakan untuk menghargai pewawancara Anda. Menunjukkan sedikit rasa humor Anda juga boleh-boleh saja. Begitupula saat berinteraksi dengan rekan kerja Anda dan atasan Anda ketika Anda sudah menjadi karyawan di perusahaan tersebut.

3. Menyesuaikan diri dengan iklim yang ada

Dresscode yang santai bukan berarti Anda datang saat wawancara mengenakan kaos dan jeans. Percantiklah resume dan profil sosial media Anda, terutama LinkedIn, karena kedua hal inilah yang akan memberikan kesan pertama pada perusahan. Ingatlah untuk mengenakan pakaian yang pantas, meskipun orang yang Anda hadapi mengenakan kaos.

Etika di kantor pada masa kini sangat implisit. Ketika Anda sudah diterima sebagai karyawan, cari tahulah dari rekan kerja Anda bagaimana cara berperilaku dan mengenakan pakaian yang baik. Jangan lupa untuk menjabat tangan lawan bicara Anda saat berkenalan, perhatikan typo saat mengirim email, katakan ‘tolong’ dan ‘terima kasih,’ dan bertemanlah dengan rekan Anda yang lain.

4. Menyesuaikan diri dengan perubahan

Meeting dan sesi brainstorming yang mendadak mungkin akan jadi makanan sehari-hari Anda. Anda harus bisa menyesuaikan diri dengan iklim kerja yang seperti itu. Selalu bawalah buku catatan kemanapun Anda pergi, karena Anda tidak tahu kapan ide cemerlang Anda muncul. Buktikan pada atasan Anda bahwa Anda mampu berkontribusi untuk perusahaan.

5. Bekerja keras

Iklim kerja yang longgar tidak sama dengan iklim kerja yang malas. Sebenarnya perusahaan tidak memberikan Anda kebebasan untuk bekerja, namun kebebasan Anda untuk bekerja secara produktif. Dengan kebebasan yang diberikan, Anda diharapkan dapat lebih bertanggung jawab dengan pekerjaan Anda.

Kerja keras selalu dibutuhkan, tenggat waktu selalu ada dan tim Anda akan selalu membutuhkan bantuan Anda. Pastikan Anda memberikan usaha yang maksimal dan tetap enjoy dalam menyelesaikan pekerjaan Anda.

Baca juga: Peraturan Unik CEO Amazon saat Meeting