3 Alasan Gagalnya Teleworking

Meskipun sudah banyak pelatihan tentang manajemen proyek dan sudah tersedia tools dan teknologi canggih, tetap saja banyak perusahaan yang belum berhasil menerapkan teleworking (bekerja di luar kantor) secara efektif. Mengapa?

Berikut adalah 3 alasan gagalnya teleworking yang dilansir dari situs Management-issues.com. Ketahui penyebab kegagalannya dan hindari hal-hal di bawah ini apabila Anda hendak menerapkan teleworking dengan sukses.

1. Anggota team tidak tahu apa yang harus dikerjakan.

Ini bukan berarti anggota team tidak kompeten. Malah, para ahli di bidang Human Performance Technology meyakinkan bahwa hanya kurang dari 10% masalah dalam pekerjaan disebabkan oleh ketidakmampuan karyawan. Yang dimaksud dengan anggota team tidak tahu apa yang harus dikerjakan adalah:

–       Mereka bekerja keras (terkadang sangat keras) dengan asumsi yang sudah kadaluarsa dan data yang tidak sesuai dengan kondisi terkini.

–       Apa yang mereka kerjakan tidak sejalan dengan visi perusahaan. Bila Anda menggunakan pekerja temporer atau orang-orang dari perusahaan lain atau divisi lain, mereka mungkin memiliki cara kerja yang berbeda, ekspektasi tentang kualitas dan paradigma lain yang konflik dengan team atau pemimpinnya

–       Karena anggota team seringkali tidak saling mengenal dan tidak mempunyai pengalaman dengan pimpinan team, mereka mungkin tidak memiliki pemahaman yang jelas tentang bagaimana bekerjasama dalam satu team.

Bagi sebagian orang mungkin tidak adanya berita adalah berita baik, tetapi bagi orang lain ini bisa berarti tanda-tanda komunikasi yang buruk. Seorang karyawan perlu tahu bagaimana mereka diharapkan dalam bekerja sama. Hal ini seringkali tidak terjadi secara otomatis walaupun setiap orang mempunyai niat yang baik.

Team tidak bisa mendapatkan tingkat komunikasi yang mereka butuhkan tanpa usaha secara sadar untuk menentukan standar dalam bekerja, kanal komunikasi yang terbuka dan membentuk hubungan antar manusia yang real dan saling percaya (walaupun melalui teknologi).

Masalah ini dapat diselesaikan melalui berbagai pelatihan, yang meliputi komunikasi strategis dan peralatan teknologi seperti webcams, blogs, wiki, file sharing, dan bahkan telepon. Mengejutkan betapa banyaknya manajer yang tidak mau mengangkat telepon kecuali bila masalah sudah naik ke tingkat krisis.

2. Sistem tidak berhasil – atau para pemimpin tidak tahu bagaimana menerapkan dengan sukses

Penyedia jasa tools meeting dan presentasi berbasis web memperkirakan kurang dari 25% manajer  yang seharusnya menggunakan tools mereka menggunakan peralatan tersebut dalam kapasitas penuhnya. Karena team virtual ini sangat tergantung pada teknologi, maka anggota dan pemimpin harus cukup fasih dalam percakapan tidak hanya dengan tools yang tersedia, tetapi juga bagaimana menggunakannya secara maksimal.

3. Prioritas anggota team tidak sejalan

Alasan utama gagalnya memenuhi deadline dalam team dengan berbagai fungsi adalah seringkali anggota team memiliki prioritas yang berbeda-beda dalam penggunaan waktu serta sumber daya mereka yang terbatas.

Ada beberapa alasan mengapa mereka tidak memprioritaskan project Anda, misalnya:

–       Mereka diberi reward untuk melakukan sesuatu yang lain

–       Lebih mudah mengerjakan pekerjaan yang lain

–       Mereka lebih menyukai pemberi kerja yang lain tersebut dibanding Anda

 

Tags: ,