Organisasi Butuh Best People, Good People Tidak Cukup

Pichest Boonchanya

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, organisasi semakin dituntut untuk meningkatkan pelayanan mereka kepada customer. Oleh sebab itu perusahaan membutuhkan the best people untuk mewujudkan hal tersebut. Hal itu disampaikan Pichest Boonchanya, GM Maxim Thailand pada 3rd Asia Corporate University Summit 2013 yang berlangsung di Hotel Ambhara kemarin (21/3).

Pichest menegaskan yang dibutuhkan organisasi saat ini tidak hanya a good people, tetapi seseorang yang bisa men-deliver inovasi ke dalam organisasinya. Menurut Pichest ada 4 kunci agar perusahaan disukai customernya.

1. Value

Jangan terbiasa mengukur semua hal dari performance. Perusahaan yang stronger adalah perusahaan yang mempunyai value. Kita akan bisa melakukan semua pekerjaan ketika kita bekerja bersama dengan value yang sama.

2. Be Bold

Resiko terbesar dalam organisasi bukan banyaknya masalah namun seberapa kuat kita bisa menyelesaikan masalah tersebut. Jika kita bisa mencapai tantangan yang lebih besar setiap harinya maka kita akan menemukan peluang yang lebih besar. Untuk itu jangan hanya puas dengan status quo. Jika kita gagal, maka di saat itulah kita belajar. Kita bisa mengevaluasi, mencobanya lagi, dan berhasil.

3. Reach Higher

Perusahaan akan lebih willing menginventasikan budgetnya untuk orang yang berkembang. Kita percaya bahwa karyawan yang mempunyai gairah belajar yang tinggi akan memimpin staffnya yang lain. Terlebih masuknya generasi Y yang haus akan infromasi. Jangan mau tertinggal dari mereka. Kita bisa belajar dari media mana pun, social media, website dan lain-lain.

4. Be The Diffference

Setelah memastikan potensi dan kemampuan yang kita punya, jangan ragu untuk berinovasi. Perusahaan yang memiliki inovasi tiada henti akan cepat mendapatkan perhatian pasar.

Bagaimana mendapatkan karyawan yang terbaik? Menurut Pichest kuncinya adalah knowledge. Perusahaan memastikan agar karyawannya memiliki knowledge untuk memudahkan pekerjaannya. “Mungkin kita mempunyai banyak data, data menjadi informasi yang penting namun semua itu membutuhkan analisa agar bermanfaat untuk kita, itulah knowledge,” ujar Pichest. (*/@nurulmelisa)

 

Tags: , ,