Kiat “Selalu Manggung” ala Josef Bataona

josefBataona

josefBataona

Dalam mengerjakan pekerjaan, apa saja, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh. Kesungguhan itu pasti suatu saat akan membuahkan hasil. Dalam setiap kesempatan, kita tidak pernah tahu siapa yang melihat pekerjaan kita. Kita tidak pernah tahu kapan kesempatan itu akan datang, karena itu sebaiknya kita selalu bersiap-siap.

Setidaknya itu salah satu hal yang saya petik dari pemaparan Josef Bataona, Direktur HR Indofood yang disampaikan pada kesempatan Guest Lecture di Universitas Bakrie kemarin (16/3).

Prinsip ini sejalan dengan sebait kalimat yang ditulis Josef pada bagian pembuka buku pertamanya “Kisah Rp 10 Ribu Yang Mengubah Hidupku”. Kalimat itu berbunyi, “Jangan memilih-milih kerjaan, dan jagalah kepercayaan orang padamu.”

Kalimat sederhana itu ternyata adalah pesan orang tua Josef ketika melepas Josef merantau ke Jakarta. “Bekal yang sangat berharga” (demikian mengutip kalimat dari buku) dari orang tua tersebut kemudian selalu menjadi pegangan Josef dalam menempuh masa depan yang menyongsongnya.

Kini, duduk di posisi puncak manajemen SDM di sebuah grup perusahaan dengan lebih dari 90,000 karyawan, siapa yang menyangka, dulu Josef tidak pernah bercita-cita menjadi praktisi HR. Malah, seperti dikisahkan dalam Guest Lecture tersebut, pilihan jurusan Manajemen Personalia di Universitas Atmajaya dipilihnya karena pada saat itu itulah satu-satunya jurusan yang menyediakan kuliah sore.

Sembari kuliah, Josef juga bekerja pada sebuah perusahaan percetakan. Sesuai dengan prinsipnya, semua dikerjakannya dengan sungguh-sungguh, dan tak pernah memilih pekerjaan. Ia juga tak pernah tahu bahwa direktur perusahaan ternyata memperhatikan pekerjaannya selama ini. Karena menguasai banyak bagian dalam percetakan tersebut, suatu hari datanglah kesempatan promosi ketika pemegang jabatan sedang tidak hadir.

Dengan story telling yang kuat di hadapan para mahasiswa yang mendengarkan dengan antusias, Josef juga mencontohkan cerita Inul, yang sebelumnya manggung dari acara ke acara di kota kecil. Hingga suatu hari seseorang membawanya berkiprah di Jakarta. Setiap kali manggung Inul selalu memberikan yang terbaik siapa pun penontonnya, karena kita tidak pernah tahu kesempatan yang mengintip pada saat itu.

“Kalau Anda lihat saya sekarang menjadi direktur perusahaan besar, kapan saya mempersiapkan diri? Jawabannya, Anda sudah tahu,” ujar Josef. Sebelumnya Josef menceritakan bahwa semasa kuliah, dia tidak pernah belajar menjelang ujian, namun setiap hari selesai kuliah, dia membuat rekap materi kuliah hari itu.

Cerita ini dan masih banyak kisah sehari-hari yang inspiratif lainnya dapat dibaca di buku “Kisah Rp 10 Ribu yang Mengubah Hidupku” terbitan Kompas. (*/@mei168)

Baca juga: Kisah Sehari-hari Yang Menginspirasi

Blog Josef Bataona: www.josefbataona.com