Gaji: Hal Tabu untuk Dibahas di Kantor

Berdasarkan hasil riset terbaru yang dilakukan oleh Glassdoor, ditemukan bahwa membahas gaji merupakan hal yang tabu dilakukan di tempat kerja. Riset yang dilakukan terhadap lebih dari 340.000 pekerja di perusahaan besar di dunia ini menemukan bahwa hanya 35% responden yang mengetahui gaji yang didapatkan oleh rekan kerja mereka.

Dari 35% tersebut sebanyak 38% responden mengungkapkan bahwa rekan kerja mereka cukup terbuka untuk membahas mengenai gaji dan kompensasi mereka. Sedangkan sisanya, sebanyak 22%, mengungkapkan bahwa mereka mengetahui gaji rekan kerja mereka melalui perbincangan antar pekerja, sebanyak 5% menyatakan bahwa mereka melihat dokumen mengenai gaji tergeletak sembarangan.

Baca juga: Kapan waktu ideal untuk kenaikan gaji karyawan?

 

Selain itu yang perlu diperhatikan, sebanyak 4% responden bahkan mendapatkan informasi seputar gaji pekerja melalui seseorang di departemen HR.

Sebanyak 60% responden mengungkapkan bahwa seharusnya perusahaan lebih transparan dalam memberikan informasi seputar gaji para pekerjanya. Para responden beralasan bahwa dengan transparansi gaji hal tersebut akan membuat mereka lebih percaya dengan perusahaan (52%) dan mengetahui rentang gaji para pekerja di perusahaan (48%). Selain itu, sebanyak 45% responden meyakini bahwa dengan transparansi gaji hal tersebut akan mengurangi permasalahan pay gap antar pekerja.

Secara keseluruhan, hampir sebagian besar responden (42%) merasa nyaman membahas gaji mereka dengan rekan kerja mereka. Sedangkan sebagian lainnya (51%) merasa lebih baik menyimpan sendiri urusan pergajian.

Jon Ingham, selaku pelaksana riset dari Glassdoor mengungkapkan bahwa para pekerja sebenarnya tidak begitu nyaman untuk membahas mengenai gaji dengan rekan kerja mereka namun mereka mengharapkan adanya transparansi gaji yang diberikan oleh perusahaan. “Secara tidak langsung hal ini dapat memaksa perusahaan untuk membuat besaran gaji yang sifatnya meningkat dan memutuskan pay gap. Permasalahan ini harus segera ditemukan jalan keluarnya,” tambah Ingham.

Baca juga: Ingin kenaikan gaji? Mintalah

Tags: