Fungsi HR Makin Strategis untuk Kesuksesan Organisasi

annual HR summit

annual HR summit

Perekonomian negara Indonesia merupakan salah satu perekonomian yang paling cepat bertumbuh di seluruh dunia. Pada saat ini perekonomian Indonesia berada pada peringkat top 20 dan diprediksikan akan masuk ke dalam top 10 pada tahun 2030.

Hal ini membuat perusahaan semakin giat untuk fokus dalam mengembangkan dan menemukan talent yang tepat. Para praktisi HR perlu mengetahui bagaimana caranya untuk bersaing menemukan talent yang tepat dan mempergunakan berbagai macam strategi untuk memenangkan talent war di Indonesia.

Hal inilah yang mendasari Clariden Group dalam mengadakan 2nd Annual Indonesian HR Summit, dengan tema Transform your HR Function and Engage your Talent for Organizational Success tanggal 24 November yang lalu di Shangri La Hotel, Jakarta.

Acara ini dibuka oleh Shinta Widjaja Kamdani selaku Vice Chairwoman APINDO, Shinta menjelaskan bahwa di Indonesia terdapat fenomena jobless growth phenomenon, dimana banyak sekali mereka yang dalam usia produktif tidak memiliki pekerjaan. Selain itu tingkat pendidikan pekerja di Indonesia juga termasuk ke dalam kategori yang rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

“Salah satu cara meningkatkan produktivitas bekerja adalah dengan meningkatkan taraf pendidikan,” ungkap Shinta. Dengan taraf pendidikan yang lebih tinggi, maka menjadikan tenaga kerja di Indonesia menjadi lebih kredibel.

Salah satu cara untuk menjadikan tenaga kerja lebih kredibel adalah dengan mengembangkan fungsi dari HR itu sendiri. Pallavi Srivastava selaku Asia Pacific Consulting Services HR Leader di IBM, mengaplikasikan model HR Business Partner untuk mengembangkan tenaga kerja IBM. Dalam model ini diperlukan beberapa kapabilitas yang dimiliki oleh seorang HR, yakni consulting skill, understand financial, communication skill, negotiation skill dan sebagainya.

Jika perusahaan Anda termasuk ke dalam multi national company dan mempergunakan struktur organisasi matriks, maka perusahaan Anda cocok untuk mempergunakan model ini. Dalam model ini konsep utamanya adalah mengubah mindset para pemimpin dan praktisi HR, bahwa HR ada untuk menyelesaikan bisnis, karena analisis HR dituntut untuk memberikan dampak pada bisnis perusahaan.

Dalam acara yang sama Nanang Chalid, Talent Management and Leadership Development Country Lead Unilever Thailand, mengemukakan bahwa dalam mengembangkan tenaga kerja mereka, Unilever Thailand mempergunakan metode Talent & Organization (T&O) untuk mengembangkan bisnis mereka. Project ini berhasil memenangkan Asian Human Capital Award pada tahun 2013.  (*/@aindahf).