Facebook dan Apple Luncurkan Tunjangan Tunda Kehamilan

Tahun depan, facebook dan Apple akan memberikan alternatif cara menunda kehamilan bagi karyawan mereka. Seperti dilansir dari NBC news, kedua perusahaan tersebut akan memberikan satu jenis tunjangan baru yakni egg freezing atau pembekuan sel telur bagi karyawan wanita.

Semakin tua umur seorang perempuan, maka kemungkinan hamilnya akan semakin kecil. Dengan kondisi tersebut, Facebook dan Apple akan membantu para karyawan untuk tetap subur hingga usia yang diinginkan. Itulah mengapa perusahaan tersebut mendukung program oocyte cryopreservation a.k.a pembekuan sel telur bagi karyawan berjenis kelamin perempuan. Sebagai tambahan informasi, pembekuan sel telur adalah upaya kesehatan untuk memanen sel telur (oosit), mengeluarkannya dari organ reproduksi wanita kemudian dibekukan pada suhu yang sangat rendah sehingga tidak cepat rusak. Sel telur beku ini kualitasnya sama dengan telur muda yang segar sehingga nantinya bisa dimanfaatkan kembali ketika perempuan tersebut ingin hamil.

Robin McCarthy, Vice President bidang marketing dari Eggbanxx, sebuah lembaga advokasi yang mengurusi masalah egg freezing menyatakan bahwa keterlibatan perusahaan dalam treatmen pembekuan sel telur ini masih tidak lazim. Salah satu alasan yang paling utama dalam pemberian tunjangan tersebut menurutnya adalah dicabutnya label “experimental” pada perlakuan medis tersebut dua tahun silam. Ia juga menjelaskan bahwa sebetulnya, pembekuan sel telur dimaksudkan untuk perempuan-perempuan yang karena kendala kesehatan harus menunda kehamilannya, seperti penderita kanker.

Layaknya pada bayi tabung, biaya pembekuan telur ini juga tak lazim ditanggung oleh perusahaan. Terlebih lagi, biaya tindakan medis ini terhitung mahal. Untuk pembekuan telur, pasien dikenakan biaya sebesar 10,000 USD atau sekitar 120 juta rupiah sedangkan pasien masih dikenakan biaya maintenance sebesar 1000 USD atau 12 juta rupiah per tahun. Facebook dan Apple akan menanggung biaya treatmen bagi karyawan hingga sebesar 20,000 USD atau sekitar 240 juta jika dirupiahkan.

Lalu, seberapa efektif treatmen ini untuk menjaga kesuburan reproduksi seorang perempuan? Para peneliti mengungkapkan bahwa kualitas sel telur yang dibekukan ini mirip dengan telur segar pada usia ketika sel telur tersebut diambil. Jadi misalnya seorang perempuan dibekukan sel telurnya pada usia 27 tahun, lalu ia akan memakainya pada saat umur 35 tahun, maka sel telur beku tersebut berkualitas sama dengan ketika si perempuan berumur 27 tahun. Meskipun demikian, temuan dari jurnal kesehatan Fertility and Sterility Agustus 2013 lalu menyebutkan bahwa sel telur yang diambil pada wanita di atas 30 tahun, tingkat keberhasilannya kurang dari 25% ketika dipakai nantinya.

Tags: ,